Senin, 26 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Longsor Bandung Barat, 17 Jenazah Ditemukan dan Warga di Lokasi Rawan akan Direlokasi

Senin, 26 Januari 2026
A A
Wapres Gibran Rakabuming Raka dan rombongan di lokasi bencana longsor Bandung barat, Ahad, 25 Januari 2026. Foto BNPB.

Wapres Gibran Rakabuming Raka dan rombongan di lokasi bencana longsor Bandung barat, Ahad, 25 Januari 2026. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

“Operasi SAR didukung unsur udara dengan drone serta unsur darat. Operasi dilakukan bertahap demi keselamatan seluruh tim,” jelas Kepala Basarnas Mohammad Syafii.

Klaster kesehatan menyediakan pos kesehatan lapangan dengan layanan 24 jam, ambulans siaga, mekanisme rujukan bagi korban kritis, serta layanan kesehatan jiwa dan trauma healing bagi para penyintas. Untuk pos kesehatan sudah melayani para warga yang hendak memeriksa kesehatannya, pos ini berada di halaman Kantor Desa Pasirlangu.

Klaster logistik memastikan kebutuhan permakanan, sembako, selimut, dan hygine kit. Klaster pengungsian dan perlindungan melibatkan pemerintah provinsi dan kabupaten dalam memberikan pendampingan kepada keluarga korban terdampak. Terakhir, klaster pemulihan untuk membangun kembali kehidupan warga termasuk opsi relokasi ke tempat yang lebih aman.

Baca juga: Longsor Terjang Bandung Barat, Delapan Tewas dan 82 Orang dalam Pencarian

Data sementara terkait pengungsi yang berada di Kantor Desa Pasirlangu per Minggu, 25 Januari 2026, pukul 14.00 WIB berjumlah 232 jiwa dengan rincian gor desa 141 jiwa dan aula desa 8 jiwa.

Ada tiga skema yang disiapkan bagi para pengungsi. Pertama, warga akan dibuatkan hunian sementara (huntara). Kedua, warga terdampak tinggal di rumah saudara dengan menggunakan Dana Tunggu Hunian (DTH). Ketiga, opsi relokasi ke tempat yang lebih aman.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menjelaskan, penentuan lokasi juga akan melibatkan Badan Geologi supaya lebih aman. Masyarakat yang tidak terkena dampak, tapi lokasinya masih rawan, akan ditindaklanjuti walaupun saat tidak terkena longsor.

“Itupun harus direlokasi,” jelas Suharyanto. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Longsor Bandung BaratLongsor CisaruaRawan BencanaTim DVITim SAR

Editor

Next Post
Episenter gempa darat 5,7 magnitudo di wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Selasa, 27 Januari 2026. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Gempa Darat Berkekuatan 5,7 Magnitudo Guncang Pacitan

Discussion about this post

TERKINI

  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Mitigasi Krisis Iklim, Suhu Permukaan Meningkat Tren Curah Hujan Menurun
    In Lingkungan
    Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Ratusan Perempuan Adat dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul dalam Temu Nasional (Temunas) IV di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto Dok Perempuan AMAN.Temunas IV Perempuan AMAN: Perempuan Adat Perkuat Kepemimpinan dan Kedaulatan
    In News
    Jumat, 16 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media