Kondisi terkini Desa Kutabima, jalan desa lumpuh total, tidak dapat dilalui kendaraan, bahkan sulit dilewati dengan jalan kaki. Jaringan listrik padam dan beberapa warga ada yang mengungsi di rumah kerabat terdekat.
Baca Juga: Gempa Bayah Banten Magnitudo 5,1 Berpusat di Darat
Jalan menuju Desa Kutabima yang berkelak-kelok dan naik turun bukit, ditambah kerusakan separuh jalan dari Cileumeuh ke Kutabima akan lebih sulit diakses apabila terjadi hujan.
Upaya percepatan penanganan bencana tanah longsor di Desa Kutabima, BPBD Kabupaten Cilacap telah melakukan kaji cepat situasi dan dampak, monitoring, berkoordinasi dengan instansi terkait guna pendirian tenda darurat untuk pengungsian dan dapur umum serta pembersihan material.
“Mengingat luasnya cakupan longsoran dan banyaknya titik lokasi terdampak, tim gabungan membutuhkan bantuan alat berat guna melakukan pembersihan hingga proses pemulihan,” sebut Abdul Muhari.
Baca Juga: 11 Kecamatan di Purworejo Dilanda Banjir dan Longsor, 6 Ribu Warga Mengungsi
Peringatan dini cuaca BMKG menginformasikan wilayah Kabupaten Cilacap masih berpotensi terjadi hujan ringan hingga lebat disertai petir hingga Minggu, 3 April 2022. Merespons hal tersebut, BNPB mengimbau agar warga mengantisipasi bencana susulan.
Kajian InaRisk BNPB, kata Muhari, Desa Kutabima yang berjarak sekitar 24 kilometer dari Kecamatan Cimanggu atau 92 kilometer dari Kota Cilacap, termasuk wilayah rawan longsor.
“Topografi berupa perbukitan, rawan longsor dengan kategori sedang hingga tinggi apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi,” imbuh Muhari. [WLC01]







Discussion about this post