Jumat, 2 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Longsor di Temanggung Satu Tewas, Rob di Indramayu Rendam Ribuan Rumah

Rabu, 18 Desember 2024
A A
Kondisi wilayah Indramayu, Jawa Barat akibat banjir rob, 13 Desember 2024. Foto Dok. BPBD Indramayu.

Kondisi wilayah Indramayu, Jawa Barat akibat banjir rob, 13 Desember 2024. Foto Dok. BPBD Indramayu.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Longsor melanda Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Selasa, 17 Desember 2024 sekitar pukul 14.30 WIB. Akibatnya, satu warga tewas tertimbun material.

Korban tewas berusia 70 tahun merupakan warga Kecamatan Kranggan, Temanggung. Longsor juga mengakibatkan 1 orang luka-luka, 2 orang mengungsi ke rumah kerabat, dan 14 jiwa lainnya terdampak.

Selain itu, terdata satu unit rumah rusak berat, satu unit rumah rusak ringan, dan satu unit rumah rusak sedang imbas longsoran. Kejadian ini juga membuat bahu jalan penghubung Kecamatan Kranggan-Pringsurat amblas.

Baca juga: Darurat! Warga Kampung Tua di Pulau Rempang Diserang Lagi

Hari ini, Rabu, 18 Desember 2024, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Temanggung bersama personil gabungan melanjutkan upaya pembersihan lingkungan terdampak banjir dan longsor. Juga mendistribusikan bantuan bagi korban terdampak.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat selalu waspada akan potensi risko bencana banjir dan longsor susulan. Mengingat prakiraan cuaca wilayah Temanggung masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

Bagi warga yang tinggal di daerah perbukitan dan dekat tebing diminta waspada hujan lebat yang turun lebih dari satu jam.

Baca juga: ART, Teknologi Bayi Tabung untuk Penyelamatan Satwa Langka dan Dilindungi

“Segera lakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman guna menghindari potensi risiko longsor,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam siaran tertulis, Rabu, 18 Desember 2024.

Kejadian longsor bermula saat hujan dengan intensitas tinggi berlangsung selama dua jam di wilayah terdampak yang memiliki struktur tanah labil. Empat desa terdampak antara lain Desa Canggal, Sanggrahan, Pendowo, dan Persada Villa Gedua.

Pada waktu bersamaan, banjir juga terjadi di Kecamatan Temanggung dan Kecamatan Kranggan. Lima kelurahan dan desa terdampak banjir antara lain Kelurahan Puworejo, Mdureso, Kowangan, Desa Guntur dan Kranggan.

Baca juga: Sapto Andriyono, Pemecah Gelombang Armor Jadi Solusi Ketimbang Tanggul Laut

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: banjir robBencana LongsorKabupaten IndramayuKabupaten Temanggung

Editor

Next Post
Kepala BMKG melakukan inpeksi alat pemantau cuaca di Surabaya, 17 Desember 2024.FOTO Dok. BMKG.

Risiko Bencana Hidrometeorologi di Jawa Timur, BMKG Cek Alat Pemantau Cuaca

Discussion about this post

TERKINI

  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media