Rabu, 12 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Longsor Tambang Gunung Kuda, Potensi Gerakan Tanah di Wilayah Cirebon Tinggi

Minggu, 1 Juni 2025
A A
Lokasi longsor tambang galian C di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat yang terjadi pada 30 Mei 2025. Foto Dok. Kementerian ESDM.
Share on FacebookShare on Twitter

Sementara tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan yang terdiri dari BPBD Cirebon, TNI, Polri, Basarnas, relawan, dan warga kembali menemukan dan mengevakuasi lima jenazah korban longsor. Hingga Minggu, 1 Juni 2025, jumlah korban tewas yang dihimpun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjadi 19 jiwa yang semuanya dari Cirebon.

Baca juga: Tambang Galian C Gunung Kuda Cirebon Longsor, 10 Orang Tewas Tertimbun

Dimulai per pukul 16.36 WIB, Sabtu, 31 Mei 2025, ada tiga korban tewas dari 11 korban yang dilaporkan hilang oleh keluarganya. Ketiga korban adalah Sakira Bin Jumair, 40 tahun dan Sanadi Bin Darya, 45 tahun, keduanya dari Desa Cikeusal, Kecamatan Palimanan. Serta Sunadi, 31 tahun, asal Desa Girinata, Kecamatan Dukupuntang.

Kemudian pada 1 Juni 2025, pukul 16.36 WIB, Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap korban. Tim berhasil mengevakuasi 2 korban dari 8 warga yang terdata dan dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Mereka adalah Nalo Sanjaya, 53 tahun, asal Kelurahan Kedongdong Kidul dan Wahyu Galih, 26 tahun, asal Kelurahan Cipanas, yang keduanya di Kecamatan Dukupuntang.

Baca juga: Buku Liputan Investigasi 14 Jurnalis Soal Proyek PSN Tiga Daerah Diluncurkan

Sementara enam warga masih dalam pencarian tim. Operasi pencarian dan penyelamatan korban menjadi prioritas penanganan darurat saat ini. Sedangkan kerugian materiil tercatat berupa 4 unit alat berat ekskavator dan 7 unit mobil truk karena tertimbun longsor.

BNPB mengimbau warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan. Terutama bagi para Tim SAR gabungan yang sedang melakukan operasi pencarian dan pertolongan untuk tetap memprioritaskan keselamatan mengingat masih berpotensi terjadi bencana susulan.

Sementara bagi warga yang tinggal di dekat lereng tebing dan pinggir sungai, diminta untuk memantau secara berkala kondisi tanah yang ada di sekitar rumah dan debit air disekitar aliran sungai. Warga juga diminta melakukan evakuasi mandiri jika terjadi hujan terus menerus selama dua jam atau lebih. [WLC02]

Sumber: Kementerian ESDM, BNPB

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Badan Geologi Kementerian ESDMBNPBgerakan tanahKabupaten Cirebonlongsor tambang Gunung Kudatambang galian C

Editor

Next Post
Kebun Raya Sriwijaya di Sumatera Selatan. Foto Dok. KRS.

Kebun Raya Sriwijaya Menuju Laboratorium Hidup Ekologi

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media