Senin, 29 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Madu Klanceng Lebih Aman Bagi Penderita Diabetes

Kandungan gula dalam madu Klanceng mempunyai indeks glikemiks yang rendah.

Minggu, 4 Mei 2025
A A
Lebah madu klanceng. Foto fotopirat/pixabay.

Lebah madu klanceng. Foto fotopirat/pixabay.

Share on FacebookShare on Twitter

Ema dan timnya saat ini sedang membuat formula dari madu lebah Klanceng ini sebagai pangan fungsional, bahan pengawet, serta pengganti gula yang lebih sehat untuk di konsumsi. Tak hanya itu, pihaknya juga membuat suplemen probiotik yang bakteri baiknya diisolasi dari madu Klanceng ini.

Baca juga: Karangsambung, Laboratorium Alam yang Rekam Sejarah Geologi Pulau Jawa

Mudah hidup di daerah tropis

Budidaya lebah Klanceng juga tergolong mudah, karena lebah ini bisa hidup di habitat tropis yang sangat cocok dengan geografis Indonesia. Syaratnya terdapat pepohonan penghasil resin atau getah yang digunakan lebah untuk membuat kantong madu, sumber nektar, dan sumber pollen atau serbuk sari.

Lebah ini menyukai pohon buah-buahan dan bunga penghasil nektar, seperti pohon mangga, jambu, rambutan, randu, bunga kaliandra, xhantos, ketongkeng, air mata pengantin, dan lain sebagainya.  Persyaratan lainnya adalah lingkungan budidaya lebah harus terbebas dari pestisida, khususnya insektisida sebab dapat mengancam kehidupan lebah.

Baca juga: Ada Keberlanjutan Ekonomi Masyarakat dari Dampak Konservasi Kekayaan Hayati

Perbedaan madu jenis Klanceng dan madu dari lebah Apis adalah madu Klanceng cenderung lebih encer karena kadar airnya lebih tinggi dan agak asam rasanya,  karena pH yang rendah. Sedangkan madu Apis cenderung kental karena viskositas tinggi dan rasanya manis.

“Namun dari sisi warna sama-sama memiliki kemiripan yaitu antara kuning kecokelatan hingga cokelat,” imbuh Ema. [WLC02]

Sumber: BRIN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BRINdiabeteslebah Apislebah klancengmadu klanceng

Editor

Next Post
Rencana lokasi pembangunan sabo dam di DAS Anai, Sumatra Barat.Foto Dok. Kementerian PU.

Masih Satu Juta Kubik Abu Gunung Marapi, Kementerian PU Bangun 9 Sabo Dam

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media