Kamis, 23 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Makertihartha: Konversi Minyak Nabati Menjadi Bahan Bakar Nabati untuk EBT

Indonesia sebagai negara pengimpor bahan bakar fosil perlu menerapkan langkah progresif pengembangan EBT untuk menjaga ketahanan dan kedaulatan energi nasional.

Minggu, 24 September 2023
A A
Dosen KK Teknologi Reaksi Kimia dan Katalis FTI ITB, Prof. I Gusti Bagus Ngurah Makertihartha. Foto itb.ac.id.

Dosen KK Teknologi Reaksi Kimia dan Katalis FTI ITB, Prof. I Gusti Bagus Ngurah Makertihartha. Foto itb.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Ketiga, proses produksi campuran bahan bakar biohidrokarbon melalui proses hidrolisis, saponifikasi, dan dekarboksilasi.

Keempat, proses perengkahan minyak sawit menjadi bensin sawit.

Baca Juga: Ini Pemicu Gempa Simeulue Aceh 5,3 Magnitudo

Proses pengembangan katalis dimulai dari skala laboratorium sebelum akhirnya diproduksi dalam skala pilot maupun komersial. Sintesa katalis dimulai dari proses eksploratif di dalam laboratorium untuk mendapat katalis yang aktif berdasarkan uji karakteristik dan aktivitas. Jika hasil pengujian tidak sesuai target, maka sintesa katalis akan diulang kembali dari proses formulasi ataupun perbaikan prosedur sintesa yang digunakan.

Pengembangan yang terus dilakukan hingga sekarang diharapkan mampu mendorong substitusi bahan bakar fosil menjadi bahan bakar nabati yang tidak hanya berasal dari kelapa sawit, tetapi juga berbagai jenis minyak dan lemak nabati. ITB sebagai pusat kepakaran dalam bidang IPTEK dan kerekayasaan dapat menjadi agen pengembangan di bidang energi baru dan terbarukan ini.

“Proses pengembangan sedang dilakukan. Nanti akan menjadi salah satu riak kecil dari gelombang besar perubahan global menuju pada bioekonomi yang berkelanjutan,” ujar Makertihartha. [WLC02]

Sumber: ITB

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: bahan bakar nabatiEBTITBLaboratorium Teknologi Reaksi Kimia dan Katalisisminyak nabatiProf. I Gusti Bagus Ngurah Makertihartha

Editor

Next Post
Bentrokan di Pulau Rempang, Batam, Provinsi Kepulauan Riau pada Kamis, 7 September 2023, terkait proyek pembangunan kawasan Rempang Eco-City. Foto walhiriau.or.id.

Data Walhi, Konflik Agraria Meningkat di Daerah Proyek PSN

Discussion about this post

TERKINI

  • Petani pasir lahan pantai di Kulon Progo tengah menyirami lahan cabenya. Foto Dok. Soetana Monang Hasibuan/Wanaloka.com.20 Tahun PPLP Kulon Progo, Menanam adalah Melawan Apa?
    In Sosok
    Minggu, 19 April 2026
  • Ilustrasi TPA open dumping. Foto khoinguyenfoto/pixabay.com.Praktik TPA Open Dumping Ditutup Akhir Juli 2026
    In News
    Sabtu, 18 April 2026
  • Ketebalan 'salju abadi' Pegunungan Jayawijaya, Papua tinggal 4 meter pada 2024. Foto Dok. BMKG.Salju Abadi Puncak Jaya akan Hilang, Kurangi Pemakaian Bahan Bakar Fosil
    In IPTEK
    Sabtu, 18 April 2026
  • Hari Hemofilia Sedunia. Foto satheeshsankaran/pixabay.com.Hemofilia, Penyakit Bangsawan Britania Raya yang Ditemukan Saat Anak Usai Sunat di Indonesia
    In Rehat
    Jumat, 17 April 2026
  • Komisi III DPR RI menggelar RDPU dengan petani Pino Raya. Foto Istimewa.Petani Pino Raya Ditembak dan Jadi Tersangka, DPR Janjikan Rapat Dengar Pendapat
    In News
    Jumat, 17 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media