Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Malam Minggu Menikmati Musik Jazz di Ngayogjazz 2022

Jumat, 18 November 2022
A A
Para narasumber dalam konferensi pers Ngayogjazz 2022, 17 November 2022. Foto dok. Ngayogjazz 2022

Para narasumber dalam konferensi pers Ngayogjazz 2022, 17 November 2022. Foto dok. Ngayogjazz 2022

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Perhelatan musik jazz tahunan di Yogyakarta, Ngayogjazz kembali tampil di hadapan penikmatnya, Sabtu, 19 November 2022. Setelah selama dua tahun digelar secara daring karena pandemi. Puluhan musisi jazz siap mengobati kerinduan dua tahun tak bertatap muka.

Ada Barry Likumahuwa Jazz Connection, NonaRia x Dua Empat, Monita Tahalea, Irsa Destiwi Quintet, Kua Etnika ft. Bonita, SanDrums x Sri Hanuraga ft. Rodrigo Parejo (Spanyol), NJJO & Maarten Hogenhuis (Belanda), Gaga Gundul (Pemaï – Perancis & Gayam 16 – Indonesia), MLDJAZZPROJECT, Sax Party, ISI Yogyakarta Big Band, Yohanes Gondo Trio, Huaton Dixie, Acapella Mataraman, Taksu, dan masih banyak lagi. Tidak ketinggalan komunitas-komunitas jazz se-Nusantara juga akan hadir.

Mereka akan kembali manggung di desa. Tahun ini digelar di Padukuhan Cibuk Kidul, Kalurahan Margoluwih, Kecamatan Seyegan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta dari pukul 13.00 – 22.00.

Baca Juga: Bencana Hidrometeorologi di Sejumlah Daerah Menelan Korban Jiwa

Desa itu berjarak sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta. Desa dengan sumber air melimpah yang dimanfaatkan warganya untuk pertanian, kolam perikanan, dan wisata. Di sana, gelaran Ngayogjazz akan bersinergi dengan kearifan lokal sehingga menciptakan keharmonisan.

“Kehidupan selaras antara manusia, budaya, dan alam bagaikan jamming session dalam musik jazz,” demikian bunyi siaran pers Ngayogjazz 2022 tertanggal 17 November 2022.

Lantaran ingin mewujudkan harmoni itu, Ngayogjazz 2022 mengangkat tagline “Kena Jazz-é, Tetep Bening Banyuné”. Tagline itu diambil dari falsafah Jawa, yakni kena iwak-é, tetep bening banyuné. Artinya, menangkap ikannya, tapi jangan membuat keruh airnya. Dan falsafah tersebut kontekstual zaman sekarang mengingat manusia acapkali khilaf hanya mementingkan diri sendiri, tapi merugikan orang lain, bahkan lingkungan sekitar.

Baca Juga: Hasil KTT G20, Hentikan Perang sampai Menyusun Draf Proyek Kerja Sama

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: kesenian tradisionalmusik jazzmusik jazz tahunanmusisi jazzNgayogjazz 2022Pasar Jazz

Editor

Next Post
Gempa di Pulau Enggano magnitudo 6,8 terjadi pada Jumat malam, 18 November 2022. Episenter gempa berada di laut, Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera. Foto tangkap layar Google Earth, berdasarkan koordinat gempa.

Gempa di Pulau Enggano Magnitudo 6,8 Dirasakan Skala IV MMI

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media