Rabu, 13 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Masyarakat Gunakan Air Tanah 100 Meter Kubik per Bulan Harus Berizin

Senin, 30 Oktober 2023
A A
Ilustrasi sumur air tanah. Foto esdm.go.id.

Ilustrasi sumur air tanah. Foto esdm.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pemerintah mengeluarkan aturan baru terkait izin penggunaan air tanah sebagai upaya konservasi air tanah untuk mengatasi dampak eksploitasi air tanah yang berlebihan. Aturan tersebut termuat dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 291.K/GL.01/MEM.G/2023 tentang Standar Penyelenggaraan Persetujuan Penggunaan Air Tanah. Keputusan tersebut menindaklanjuti beleid sebelumnya berupa Keputusan Menteri ESDM Nomor 259.K/GL.01/MEM/2022 tentang Standar Penyelenggaraan Izin Pengusahaan Air Tanah.

“Intinya bukan membatasi pemanfaatan (air) untuk masyarakat, tapi kami mengelola cekungan air tanah itu, khususnya akuifer yang ada di situ dengan sebaik-baiknya. Biar semuanya bisa memakai, bisa terlayani,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad Wafid di Bandung pada 28 Oktober 2023.

Sebelumnya, Pemerintah telah mengeluarkan regulasi payung hukum tentang pengaturan perizinan air tanah dalam UU Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air yang digantikan UU Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air.

Baca Juga: Kebakaran Gunung Merbabu Mencapai Luas 489 Hektar

Wafid mengakui, berdasarkan UU Nomor 17 Tahun 2019, penggunaan air tanah untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dan pertanian rakyat tidak memerlukan izin (persetujuan penggunaan air tanah). Namun, jika menggunakan air tanah lebih dari 100 meter kubik per bulan untuk pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari, maka diperlukan persetujuan penggunaan air tanah.

Lantas siapa saja yang harus mendapatkan izin penggunaan air tanah?

Pertama, masyarakat yang menggunakan air tanah paling sedikit 100 meter kubik per bulan per kepala keluarga atau penggunaan berkelompok dengan ketentuan lebih dari 100 meter kubik per bulan per kelompok untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Gempa Dangkal Bengkulu 5,3 Magnitudo, BMKG: Dipicu Aktivitas di Zona Megathrust

Kedua, pertanian rakyat yang menggunakan pengairan di luar sistem irigasi yang sudah ada.

Ketiga, kegiatan wisata atau olah raga air yang dikelola untuk kepentingan umum atau bukan kegiatan usaha.

Keempat, pemanfaatan air tanah untuk kebutuhan penelitian.

Kelima, pemanfaatan air tanah untuk taman kota yang tidak dipungut biaya, rumah ibadah, fasilitas umum, bantuan sumur bor yang berasal dari pemerintah, swasta atau perseorangan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Air Tanahintrusi air lautKementerian ESDMland subsidencelapisan akuiferoverpumpingpenurunan tanahStandar Penyelenggaraan Persetujuan Penggunaan Air TanahUU Nomor 17 Tahun 2019

Editor

Next Post
Ilustrasi hujan. Foto PublicDomainPictures/pixabay.com.

Masuk Pancaroba, BMKG: Waspada Hujan Lebat hingga Hujan Es

Discussion about this post

TERKINI

  • Mengapati dan mendokumentasikan letusan Gunung Sakurajima di Jepang pada 2013 dari jauh. Foto Dok. Mirzam Abdurrachman.Erupsi Dukono, Pentingnya Pemahaman Risiko dan Peringatan Dini yang Mudah Dipahami
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Salah satu jenis anggrek Merapi. Foto Dok. TNG Merapi.Anggrek Merapi, Beraroma Wangi dan Mampu Bertahan Saat Erupsi
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media