Minggu, 18 Januari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Mely, Bayi Orangutan Pertama 2022 yang Lahir di Suaka Margasatwa Lamandau

Max, orangutan kalimantan di Suaka Margasatwa Lamandau kembali melahirkan bayi betina. Mely, nama bayinya merupakan orangutan ke-100 yang lahir di SM Lamandau sekaligus yang lahir pertama pada 2022.

Rabu, 19 Januari 2022
A A
Induk orangutan kalimantan, Max dan bayinya, Mely di Suaaka Margasatwa Lamanau, Kalimantan Tengah. Foto Sugih Trianto/menlhk.go.id.

Induk orangutan kalimantan, Max dan bayinya, Mely di Suaaka Margasatwa Lamanau, Kalimantan Tengah. Foto Sugih Trianto/menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Seekor bayi orangutan kalimantan (Pongo pygmaeus) yang ke-100 lahir di Suaka Margasatwa Lamandau (SML), Kalimantan Tengah pada 4 Januari 2022 lalu. Bayi orangutan berjenis kelamin perempuan yang diberi nama Mely itu sekaligus bayi orangutan pertama yang lahir pada 2022 di sana. Kelahirannya diketahui setelah Kepala Resort SM Lamandau, Sugih Trianto melihat induknya, Max membawanya ke Camp Gemini sekitar pukul 15.21.

Dua hari kemudian, Sugih bersama staf Orangutan Foundation – United Kingdom (OF-UK) melakukan pemantauan di Camp Gemini. Mereka melihat Max sedang menggendong dan mencium Mely. Hingga saat ini, Staf Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Kalteng dan Staf Lapangan OF-UK Indonesia masih memantau perkembangan kondisi Max dan bayinya hingga beberapa pekan ke depan.

Baca Juga: Puluhan Perusahaan Pelaku Karhutla Digugat KLHK, 12 Perkara Berkekuatan Hukum Tetap

Kehamilan Max sudah terpantau sejak Desember 2021. Sebelumnya, Max juga pernah melahirkan bayi betina diberi nama Monti pada 2018. Max adalah orangutan yang berasal dari Orangutan Care Center and Quarantine (OCCQ) pada 2003.

Berdasarkan data SM Lamandau, sejak 2003 hingga Januari 2022 telah lahir 100 bayi orangutan di area soft release di sana. Menurut Kepala Balai KSDA Kalteng Nur Patria Kurniawan, jumlah kelahiran di area soft release yang terus bertambah menandakan area itu cukup representatif dan animal welfare memadai. Selama pandemi Covid-19 telah lahir 7 bayi orangutan pada 2020, 4 bayi pada 2021, dan 1 bayi pada Januari 2022.

Baca Juga: Ada Elang Caraka dan SPORC untuk Amankan Hutan, Begini Cara Kerjanya

Nur mengatakan pihaknya dan OF-UK Indonesia akan selalu memantau secara intensif kesehatan orangutan yang ada di Lamandau. Terutama orangutan yang terpantau sedang hamil agar kesehatannya selalu terjaga, baik induk dan bayinya.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Balai KSDA KaltengKonservasi orangutanMaxMelyorangutanOrangutan kalimantanPongo pygmaeusSuaka Margasatwa Lamandau

Editor

Next Post
Kerusakan dampak gempa Banten dengan kekuatan Magnitudo 6,6 yang terjadi di Selat Sunda, pada Jumat, 14 Januari 2022. Foto Dok BNPB.

Pemuktahiran Data Dampak Gempa Banten, 3.078 Rumah Rusak

Discussion about this post

TERKINI

  • Rapat pleno untuk mendengarkan penjelasan pengusul dari Fraksi PAN terkait RUU tentang Pengelolaan Perubahan Iklim di Gedung DPR RI, Jakarta, 15 Januari 2026. Foto Geral-Andri/DPR.Legislator Usulkan RUU Pengelolaan Perubahan Iklim Atur Perdagangan Karbon
    In News
    Minggu, 18 Januari 2026
  • Ilustrasi koruptor sumber daya alam. Foto Robert_Anthony_Art/pixabay.com.Walhi Ingatkan Pilkada Tak Langsung Rawan Korupsi Sumber Daya Alam
    In News
    Minggu, 18 Januari 2026
  • Sinkhole di lahan warga di Dusun Kandri, Desa Pucung, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul. Foto desapucung.gunungkidulkab.go.id.Rekayasa Geoteknik Cegah Sinkhole yang Sering Terjadi di Kawasan Karst
    In IPTEK
    Sabtu, 17 Januari 2026
  • Ilustrasi interaksi kucing dengan manusia. Foto vaclavzavada/pixabay.com.Kucing Tak Akibatkan Infertilitas Manusia, Justru Makanan Jadi Sumber Utama
    In Rehat
    Sabtu, 17 Januari 2026
  • Tim medis melakukan nekropsi pada gajah sumatera betina yang ditemukan mati di Dusun Aras Napal, Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto ksdea.menlhk.go.idIndonesia Peringkat Kedua Rawan Bencana, Kehilangan Biodiversitas Tertinggi di Sumatra
    In Lingkungan
    Jumat, 16 Januari 2026
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media