Rabu, 13 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Memitigasi Bencana di Garis Pantai Kota Padang

Bagaimana memitigasi bencana di garis pantai Kota Padang, Sumatera Barat yang berpotensi alami tsunami dan abrasi.

Rabu, 8 Februari 2023
A A
Memitigasi bencana di garis pantai Kota Padang, Sumatera Barat. Foto tangkap layar Google Earth.

Memitigasi bencana di garis pantai Kota Padang, Sumatera Barat. Foto tangkap layar Google Earth.

Share on FacebookShare on Twitter

Salah satu pilihan infrastruktur untuk memitigasi abrasi di pantai Kota Padang dengan membangun offshore breakwater [pemecah gelombang] yang sejajar pantai, di laut sejauh 50-100 meter dari bibir pantai.

“Secara alami, dengan adanya pemecah gelombang offshore yang sejajar pantai, akan terbentuk tombolo [endapan sedimen] pasir yang terbawa arus yang tegak lurus dengan pantai,” kata Muhari.

Infrastruktur lepas pantai tersebut akan mendorong munculnya sedimen di belakang struktur hingga garis pantai, sehingga sedimen pasir ini nantinya dapat dimanfaatkan untuk menanam vegetasi seperti mangrove, cemara udang dan beragam vegetasi lain yang dapat menahan abrasi sekaligus mengurangi dampak risiko jika terjadi tsunami.

Pembangunan infrastruktur fisik, sebut Muhari, harus pararel dengan upaya mitigasi berbasis vegetasi.

Baca Juga: Aktivitas Kawah Bromo Meningkat, Gunung Semeru Meletus

“Pembangunan fisik ini untuk jangka pendek 50-70 tahun, karena infrastruktur fisik semakin lama semakin berkurang kekuatannya. Sedangkan tsunami memiliki periode ulang 50 hingga ratusan tahun. Sementara kalau vegetasi, semakin lama ditanam akan semakin kuat menahan gelombang,” imbuhnya.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kemeterian PUPR, Jarot Widyoko menyatakan, di tahun 2023 ini, akan memprioritaskan pengamanan pantai di sekitar Masjid Al-Hakim.

“Yang akan kita bangun berbentuk revetmen sepanjang 500 meter di sepanjang Pantai Padang. Selain pantai, kami juga akan melakukan normalisasi sungai di Batang Kandis,” kata Jarot.

Baca Juga: DPR Desak KLHK Tindaklanjuti Laporan Kerusakan Lingkungan oleh PT Freeport

Wali Kota Padang, Hendri Septa mengatakan masyarakat Kota Padang sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah pusat untuk mengantisipasi abrasi dan tsunami di sepanjang Pantai Padang.

“Kita tidak pernah berharap datangnya bencana, tapi kita tetap harus waspada. Sekali lagi terima kasih, semoga dengan adanya diskusi ini segala hal yang telah direncanakan untuk melindungi pesisir Pantai Padang dapat terlaksana secepatnya,” kata Hendri. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Abrasi Pantai Padangancaman tsunamimitigasi bencana pantai Kota PadangProvinsi Sumatera Barat

Editor

Next Post
Korban meninggal gempa Turki sudah mencapai 4 ribu lebih, tiga warga Indonesia terluka. Foto afad.gov.tr.

Korban Meninggal Gempa Turki Sudah Mencapai 4 Ribu Lebih

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media