Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Memperingati Hari Pangan Sedunia 2025, KSPL Gelar Festival Jejak Pangan Lestari

Jumat, 10 Oktober 2025
A A
Memperingati Hari Pangan Sedunia pada 16 Oktober 2025, Koalisi Sistem Pangan Lestari (KSPL) gelar Festival Jejak Pangan Lestari pada 24 Oktober 2025 di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Memperingati Hari Pangan Sedunia pada 16 Oktober 2025, Koalisi Sistem Pangan Lestari (KSPL) gelar Festival Jejak Pangan Lestari pada 24 Oktober 2025 di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Menyemarakkan peringatan Hari Pangan Sedunia pada 16 Oktober 2025, Koalisi Sistem Pangan Lestari (KSPL) akan mengadakan Festival Jejak Pangan Lestari pada 24 Oktober 2025 di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Acara dalam rangka merayakan Hari Pangan Sedunia sekaligus sebagai wadah berjejaring dan memperkuat kolaborasi antara para pemangku kepentingan dalam sistem pangan di Indonesia, termasuk pemerintah, pihak swasta, organisasi masyarakat sipil, dan media dalam mendorong transformasi sistem pangan di Indonesia.

“Kami mengajak semua lapisan masyarakat untuk hadir dalam acara Festival Jejak Pangan Lestari ini karena transformasi sistem pangan membutuhkan gotong royong dari semua pihak. Kami berharap kesempatan ini dapat menjadi jembatan bagi kolaborasi-kolaborasi baru dalam upaya menciptakan sistem pangan Indonesia yang sehat, lestari, beragam, adil, dan tangguh,” kata Kepala Sekretariat KSPL, Gina Karina dalam siaran pers yang diterima Wanaloka, Jumat, 10 Oktober 2025.

Baca juga: PBB Proyeksikan Krisis Air Dunia Tahun 2025, Krisis Pangan Tahun 2045

Festival Jejak Pangan Lestari 2025 menyuguhkan berbagai kegiatan menarik di antaranya, talk show bertema Pangan Lestari untuk Manusia, Alam, dan Iklim Yang Sehat, dengan narasumber dari beragam latar belakang, kemudian bincang pangan lestari: Menuju 2045: Sistem Pangan Indonesia Setelah 100 Tahun Merdeka, pertunjukan teatrikal “Surat dari Ladang” oleh Komunitas Teater Paradoks FISIP UI yang mengangkat kisah masyarakat dengan sistem pangan di sekitarnya.

Pameran poster riset dan esai foto yang menceritakan berbagai inisiatif, kajian, serta kisah-kisah tentang kondisi sistem pangan di berbagai daerah di Indonesia, booth icip-icip yang memungkinkan para pengunjung berkenalan dengan ragam pangan lokal nusantara yang enak dan tinggi nilai gizi.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Hari Pangan Seduniakerawanan panganketersediaan pangankomoditas pangankrisis panganKSPLpola pertanian lestari

Editor

Next Post
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban runtuhan musala Pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Minggu, 5 Oktober 2025. Foto BNPB.

Runtuhnya Musala Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, Bencana Non-Alam Terbesar 2025

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media