Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Mengenal Nimbus, Varian SARS-CoV-2 Dalam Pantauan WHO

Masyarakat diimbau tidak panik, tetapi tetap waspada dengan cara menerapkan protokol kesehatan, menjaga imunitas, dan melengkapi vaksinasi, terutama bagi kelompok rentan.

Jumat, 4 Juli 2025
A A
Ilustrasi lansia memakai masker. Foto Surprising_Shots/pixabay.com.

Ilustrasi lansia memakai masker. Foto Surprising_Shots/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Namun varian ini tidak menunjukkan tingkat keparahan atau fatalitas yang lebih tinggi dibandingkan varian sebelumnya, seperti Omicron atau Delta.

Baca juga: Pesut Mahakam Tinggal 62 Ekor Akibat Limbah Tambang dan Domestik

“Masih tidak ada indikasi bahwa Nimbus lebih parah atau lebih mudah menular dibanding varian sebelumnya. Transmisinya masih lewat droplet, kontak erat, dan napas, tidak berubah dari yang kita ketahui selama ini,” papar dia.

Seperti varian SARS-CoV-2 lainnya, kelompok lansia, individu dengan komorbiditas seperti diabetes, hipertensi, atau kanker, serta mereka yang belum mendapat vaksinasi lengkap tetap menjadi populasi yang paling rentan. Fatalitas biasanya terjadi pada mereka yang punya komorbid dan tidak memiliki riwayat vaksinasi.

“Vaksinasi memang tidak membuat seseorang 100 persen kebal, tapi sangat penting untuk mencegah keparahan,” terang dia.

Baca juga: Menhut akan Susun Syarat Pendakian Berdasar Tingkat Kesulitan Setiap Gunung

Dengan tingginya mobilitas masyarakat antarnegara, kemungkinan varian Nimbus masuk ke Indonesia sangat terbuka. Citra menekankan pentingnya surveilans aktif di fasilitas layanan kesehatan.

“Kalau ada gejala seperti flu, batuk pilek, segera istirahat, WFH jika memungkinkan, dan tetap gunakan masker. Etika batuk, cuci tangan, dan menjaga jarak itu kunci. Ini prinsip dasar perilaku hidup bersih dan sehat yang harus kita pertahankan,” ujar dia.

Meski varian Nimbus merupakan bagian dari proses alami evolusi virus Covid-19, Citra mengimbau masyarakat tidak panik. Namun tetap waspada dengan cara menerapkan protokol kesehatan, menjaga imunitas, dan melengkapi vaksinasi, terutama bagi kelompok rentan.

“Peran serta masyarakat dan institusi kesehatan dalam melakukan pengamatan, pelaporan, dan edukasi sangat krusial untuk mencegah penyebaran secara luas dan menjaga stabilitas kesehatan masyarakat,” imbuh Citra. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Covid-19FK-KMK UGMvarian NimbusWHO

Editor

Next Post
Ilustrasi mimbar akademik. Foto lbragg1/pixabay.com.

KIKA Ingatkan SLAPP Ancaman Serius Kebebasan Akademik Saksi Ahli di Indonesia

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media