Minggu, 4 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Menyusuri Jejak Rafflesia di Kawasan Bandealit Jawa Timur

Rafflesia zollingeriana salah satu spesies bunga yang pernah dianggap punah, namun berhasil ditemukan kembali di TN Meru Betiri.

Minggu, 17 Agustus 2025
A A
Ekspedisi UKM Wanala Unair ke kawasan Bandealit, Kabupaten Jember, Jawa Timur pada Juli 2025 lalu, Foto Dok. UKM Wanala.

Ekspedisi UKM Wanala Unair ke kawasan Bandealit, Kabupaten Jember, Jawa Timur pada Juli 2025 lalu, Foto Dok. UKM Wanala.

Share on FacebookShare on Twitter

“Kami disuguhkan pemandangan yang sejuk serta damai dengan suara kicauan burung yang mendominasi,” kata anggota UKM Wanala, Hafsoh.

Mencari jejak Rafflesia

Kegiatan ini mencakup pengamatan burung, pengamatan satwa, analisis vegetasi serta pencarian tempat bunga endemik Rafflesia zollingeriana tumbuh. Menuju kawasan blok Pringtali, mereka berjalan menyeberangi sungai, hingga menyusuri perbukitan dengan vegetasi yang sedikit rapat. Waktu yang ditempuh untuk mencapai lokasi bunga Rafflesia tumbuh sekitar satu jam dengan jalur yang menanjak serta sedikit berbatu.

Baca juga: Catatan Satya Bumi, Pidato Kenegaraan Prabowo Abaikan Penyelamatan Lingkungan Hidup

Sampai di atas, mereka disuguhi dengan pemandangan vegetasi yang rapat. Mereka berhasil menemukan knop bunga Rafflesia zollingeriana yang setelah ditelusuri ada sekitar 17 knop yang dalam beberapa hari sudah mekar.

Knop-knop itu menempel pada batang dan akar tanaman Liana (Tetrastigma lanceolarium) yang berfungsi sebagai inangnya, karena Rafflesia merupakan tanaman holoparasit. Mereka juga menemukan beberapa knop Rafflesia sudah membusuk sebelum mekar.

“Itu disebabkan predator yang memakan Rafflesia, yaitu landak,” jelas dia. [WLC02]

Sumber: Unair

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: kawasan BandealitRafflesia zollingerianaTaman Nasional Meru BetiriUKM Wanala Unair

Editor

Next Post
Ilustrasi lubang bekas tambang. Foto ELG21/pixabay.com.

Jatam Desak Presiden Membuka Daftar Pemain Besar Tambang Ilegal

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media