Kamis, 20 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Menyusuri Jejak Rafflesia di Kawasan Bandealit Jawa Timur

Rafflesia zollingeriana salah satu spesies bunga yang pernah dianggap punah, namun berhasil ditemukan kembali di TN Meru Betiri.

Minggu, 17 Agustus 2025
A A
Ekspedisi UKM Wanala Unair ke kawasan Bandealit, Kabupaten Jember, Jawa Timur pada Juli 2025 lalu, Foto Dok. UKM Wanala.

Ekspedisi UKM Wanala Unair ke kawasan Bandealit, Kabupaten Jember, Jawa Timur pada Juli 2025 lalu, Foto Dok. UKM Wanala.

Share on FacebookShare on Twitter

“Kami disuguhkan pemandangan yang sejuk serta damai dengan suara kicauan burung yang mendominasi,” kata anggota UKM Wanala, Hafsoh.

Mencari jejak Rafflesia

Kegiatan ini mencakup pengamatan burung, pengamatan satwa, analisis vegetasi serta pencarian tempat bunga endemik Rafflesia zollingeriana tumbuh. Menuju kawasan blok Pringtali, mereka berjalan menyeberangi sungai, hingga menyusuri perbukitan dengan vegetasi yang sedikit rapat. Waktu yang ditempuh untuk mencapai lokasi bunga Rafflesia tumbuh sekitar satu jam dengan jalur yang menanjak serta sedikit berbatu.

Baca juga: Catatan Satya Bumi, Pidato Kenegaraan Prabowo Abaikan Penyelamatan Lingkungan Hidup

Sampai di atas, mereka disuguhi dengan pemandangan vegetasi yang rapat. Mereka berhasil menemukan knop bunga Rafflesia zollingeriana yang setelah ditelusuri ada sekitar 17 knop yang dalam beberapa hari sudah mekar.

Knop-knop itu menempel pada batang dan akar tanaman Liana (Tetrastigma lanceolarium) yang berfungsi sebagai inangnya, karena Rafflesia merupakan tanaman holoparasit. Mereka juga menemukan beberapa knop Rafflesia sudah membusuk sebelum mekar.

“Itu disebabkan predator yang memakan Rafflesia, yaitu landak,” jelas dia. [WLC02]

Sumber: Unair

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: kawasan BandealitRafflesia zollingerianaTaman Nasional Meru BetiriUKM Wanala Unair

Editor

Next Post
Ilustrasi lubang bekas tambang. Foto ELG21/pixabay.com.

Jatam Desak Presiden Membuka Daftar Pemain Besar Tambang Ilegal

Discussion about this post

TERKINI

  • Diskusi dan pemutaran film Film dokumenter “Jejak Kolonial di Hutan Jawaˮ dalam Festival Udin 2026, 15 Agustus 2026. (Dok. Festival Udin 2026)Co-firing Biomassa dari Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Korbankan Ekosistem Hutan dan Masyarakat
    In Lingkungan
    Selasa, 18 Agustus 2026
  • Upacara rakyat di Kendeng, Kabupaten Pati, 17 Agustus 2026. (Foto Istimewa)Upacara Rakyat di Kendeng Dihadiri Warga dan Petani yang Melawan Penambangan Karst
    In News
    Senin, 17 Agustus 2026
  • Upacara peringatan kemerdekaan RI oleh warga Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri di lahan pertaniannya, 17 Agustus 2026. (Foto Istimewa)Warga Pracimantoro: Kami Bukan Melawan Pembangunan, Kami Menjaga Kehidupan
    In News
    Senin, 17 Agustus 2026
  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media