Rabu, 1 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Miliki Lahan Gambut Terluas, Riau Rawan Karhutla

Rabu, 8 Juni 2022
A A
Ilustrasi kebakaran hutan. Foto Geralt/pixabay.com.

Ilustrasi kebakaran hutan. Foto Geralt/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Memiliki lahan gambut terluas di Pulau Sumatera, Provinsi Riau rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Rekapitulasi sementara tahun 2022, luas kebakaran hutan dan lahan di provinsi ini mencapai 1.668 hektar.

Karhutla di Provinsi Riau dalam setahun terjadi dalam dua periode, Februari–awal Maret, dan Mei–September. Karhutla berkaitan erat dengan adanya dua puncak kemarau dalam 1 tahun pada bulan-bulan tersebut. Karhutla terjadi dengan intensitas keterpaparan wilayah, kerusakan dan dampak kerugian yang beragam.

Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution mengungkapkan, dibutuhkan simulasi penanggulangan karhutla untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi secepat mungkin dalam mengurangi dampak karhutla.

Baca Juga: Tiga Orangutan Sumatera Berhasil Diselamatkan dari Kawasan Perkebunan Sawit

Pelatihan akan dapat meningkatkan pemahaman, pengetahuan serta kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah daerah Provinsi Riau terhadap potensi bahaya karhutla.

“Pemerintah daerah mampu untuk menginisiasi dan memfasilitasi secara mandiri pelaksanaan simulasi di waktu yang akan datang,” kata Edy Natar Nasution  di pembukaan Simulasi Penanggulangan Bencana di Provinsi Riau, Selasa, 7 Juni 2022.

Kepala Bidang Penyelenggara Pendidikan dan Pelatihan Pusdiklat Penanggulangan Bencana BNPB, Joko Sri Wismoko menyebutkan, simulasi  bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para pemangku kepentingan di Provinsi Riau.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BNPBgambutkarhutlaKawasan mangroveProvinsi Riau

Editor

Next Post
Pusat gempa bumi magnitudo 5,8 Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat pada Rabu, 8 Juni 2022. Foto tangkap layar bmkg.go.id

Ini Kerusakan Dampak Gempa Dangkal Magnitudo 5,8 Mamuju

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media