Rabu, 12 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Mitigasi Dampak Erupsi Gunung Ruang Dilarang Masuk Kampung Pumpente dan Laingpatehi

Kamis, 25 April 2024
A A
Mitigasi dampak erupsi Gunung Ruang masyarakat dilarang memasuki Kampung Pumpente dan Laingpatehi yang berada di kaki Gunung Ruang, masuk zona berbahaya. Foto BNPB/Andri Cipto Utomo.

Mitigasi dampak erupsi Gunung Ruang masyarakat dilarang memasuki Kampung Pumpente dan Laingpatehi yang berada di kaki Gunung Ruang, masuk zona berbahaya. Foto BNPB/Andri Cipto Utomo.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Langkah mitigasi dampak erupsi Gunung Ruang di Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara terus dilakukan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat tidak memasuki Kampung Pumpente dan Laingpatehi  di Pulau Ruang, yang berada di kaki Gunung Ruang, masuk radius berbahaya 4 kilometer dari pusat kawah aktif Gunung Ruang.

Sejak Senin, 22 April 2024, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian ESDM, telah menurunkan tingkat aktivitas Gunung Ruang dari status Awas atau Level IV menjadi status Siaga (Level III).

Penurunan status Gunung Ruang, menurut PVMBG, hasil pemantauan visual dan instrumental yang menunjukkan terjadinya penurunan aktivitas vulkanik pada Gunung Ruang.

Baca Juga: Dampak Letusan Eksplosif Gunung Ruang Penutupan Bandara Sam Ratulangi Diperpanjang

“Maka tingkat aktivitas Gunung Ruang diturunkan dari Level IV (Awas) menjadi Level III (Siaga) terhitung mulai tanggal 22 April 2024 pukul 09.00 WITA,” penjelasan PVMBG pada siaran pers, Senin lalu.

Disampaikan, potensi bahaya saat ini berupa erupsi skala kecil, dengan sebaran material erupsi terbatas di sekitar puncak. Terjadi penumpukan material hasil erupsi pada lereng atas bagian timur yang berpotensi menjadi guguran/longsoran batuan. Pelepasan gas berpotensi masih terjadi dengan skala cenderung menurun sebagai tahap akhir dari rangkaian erupsi.

PVMBG merekomendasikan, agar masyarakat di sekitar Gunung Ruang dan pengunjung tetap waspada dan tidak memasuki wilayah radius 4 kilometer dari pusat kawah aktif Gunung Ruang.

Bagi masyarakat yang bermukim di wilayah yang masuk dalam radius 4 kilometer agar segera dievakuasi ke tempat aman di luar radius 4 kilometer.

Baca Juga: Fokus Penanggulangan Erupsi Gunung Ruang 8000 Warga Mengungsi

Mitigasi dampak erupsi Gunung Ruang, Deputi Logistik Peralatan BNPB, Lilik Kurniawan bersama jajaran, BPBD Provinsi Sulut dan BPBD Kabupaten Sitaro, meninjau wilayah daerah “terlarang” di Pulau Ruang, Kecamatan Tagulandang, yang terdapat dua kampung yakni, Kampung Pumpente dan Laingpatehi.

Pemantauan yang dilakukan dari atas kapal, masih terlihat penduduk setempat yang menyelamatkan barang dari sisa erupsi. Lilik menyebutkan, telah memasang spanduk larang memasuki zona berbahaya itu.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: erupsi Gunung RuangKabupaten Sitaroletusan eksplosif Gunung Ruangmitigasi dampak erupsi Gunung RuangPulau Tagulandang

Editor

Next Post
Ilustrasi krisis air. Foto balouriarajesh/pixabay.com.

Akankah WWF ke-10 di Bali Menjadi Solusi Krisis Air Dunia?

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media