Senin, 29 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Momen Langka Menetasnya Telur Elang Jawa Terekam CCTV

International Union for Conservation of Nature (IUCN) memasukkan elang jawa dalam red list, satwa yang terancam punah. Satwa raptor ini hanya sekali berkembang biak dalam dua tahun.

Senin, 14 Maret 2022
A A
Anak dan induk Elang jawa di sarang yang berada di Pusat Suaka Satwa Elang Jawa (PSSEJ), Loji, Bogor, Jawa Barat. Foto tangkap layar youtube Kementerian LHK.

Anak dan induk Elang jawa di sarang yang berada di Pusat Suaka Satwa Elang Jawa (PSSEJ), Loji, Bogor, Jawa Barat. Foto tangkap layar youtube Kementerian LHK.

Share on FacebookShare on Twitter

Kejadian menetas secara alami di dalam kandang rehabilitasi PSSEJ, tentunya menjadi momen yang sangat penting. Khususnya elang jawa yang saat ini masuk kategori jenis satwa terancam punah “endangered species” menurut red list yang diterbitkan oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Munawir menyebutkan, pasangan elang jawa Rama-Dygtha  merupakan satwa yang diserahkan oleh petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur kepada pengelola pengelola PSSEJ, 27 Oktober 2018.

Baca Juga: Mengenal Test Anxiety Disorder, Cemas Luar Biasa Hingga Pingsan

Kehadiran anak elang jawa ini tentunya menambah populasi burung langka yang dilindungi di TNGHS. Dalam ekosistem sendiri, elang jawa mempunyai peranan yang sangat penting sebagai top predator suatu kawasan hutan untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

Saat ini, kata Munawir, kedua induk elang jawa kompak menjaga dan merawat secara anaknya. Perkembangan anak elang jawa terus dipantau melalui CCTV.

“Semoga dapat tumbuh dan berkembang dengan baik sampai dengan dewasa, sehingga bisa dilakukan pelepasliaran satwa yang telah direhabilitasi,” ungkap Munawir.

Kejadian menetasnya telur elang jawa berlangsung pada Jumat, 11 Maret 2022 pukul 01.35 WIB, di Pusat Suaka Satwa Elang Jawa (PSSEJ), Loji, Bogor. Proses menetasnya telur elang jawa tersebut disiarkan secara langsung melalui kanal youtube Kementerian LHK. [WLC01]

Sumber: ppid.menlhk.go.id

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Elang jawaKementerian LHKProvinsi Jawa Baratpusat suaka Elang jawasatwa langka yang dilindungisatwa liar yang dilindungiTaman Nasional Gunung Halimun Salak

Editor

Next Post
Banjir melanda pemukiman warga di empat desa Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Foto Dok BNPB.

BNPB Imbau Warga Malang Antisipasi Banjir Susulan

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media