Senin, 28 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Momen Langka Menetasnya Telur Elang Jawa Terekam CCTV

International Union for Conservation of Nature (IUCN) memasukkan elang jawa dalam red list, satwa yang terancam punah. Satwa raptor ini hanya sekali berkembang biak dalam dua tahun.

Senin, 14 Maret 2022
A A
Anak dan induk Elang jawa di sarang yang berada di Pusat Suaka Satwa Elang Jawa (PSSEJ), Loji, Bogor, Jawa Barat. Foto tangkap layar youtube Kementerian LHK.

Anak dan induk Elang jawa di sarang yang berada di Pusat Suaka Satwa Elang Jawa (PSSEJ), Loji, Bogor, Jawa Barat. Foto tangkap layar youtube Kementerian LHK.

Share on FacebookShare on Twitter

Kejadian menetas secara alami di dalam kandang rehabilitasi PSSEJ, tentunya menjadi momen yang sangat penting. Khususnya elang jawa yang saat ini masuk kategori jenis satwa terancam punah “endangered species” menurut red list yang diterbitkan oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Munawir menyebutkan, pasangan elang jawa Rama-Dygtha  merupakan satwa yang diserahkan oleh petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur kepada pengelola pengelola PSSEJ, 27 Oktober 2018.

Baca Juga: Mengenal Test Anxiety Disorder, Cemas Luar Biasa Hingga Pingsan

Kehadiran anak elang jawa ini tentunya menambah populasi burung langka yang dilindungi di TNGHS. Dalam ekosistem sendiri, elang jawa mempunyai peranan yang sangat penting sebagai top predator suatu kawasan hutan untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

Saat ini, kata Munawir, kedua induk elang jawa kompak menjaga dan merawat secara anaknya. Perkembangan anak elang jawa terus dipantau melalui CCTV.

“Semoga dapat tumbuh dan berkembang dengan baik sampai dengan dewasa, sehingga bisa dilakukan pelepasliaran satwa yang telah direhabilitasi,” ungkap Munawir.

Kejadian menetasnya telur elang jawa berlangsung pada Jumat, 11 Maret 2022 pukul 01.35 WIB, di Pusat Suaka Satwa Elang Jawa (PSSEJ), Loji, Bogor. Proses menetasnya telur elang jawa tersebut disiarkan secara langsung melalui kanal youtube Kementerian LHK. [WLC01]

Sumber: ppid.menlhk.go.id

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Elang jawaKementerian LHKProvinsi Jawa Baratpusat suaka Elang jawasatwa langka yang dilindungisatwa liar yang dilindungiTaman Nasional Gunung Halimun Salak

Editor

Next Post
Banjir melanda pemukiman warga di empat desa Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Foto Dok BNPB.

BNPB Imbau Warga Malang Antisipasi Banjir Susulan

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media