Sabtu, 27 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

MOU KLHK dan Yayasan ARSARI Djojohadikusumo untuk Keanekaragaman Hayati

Senin, 6 Februari 2023
A A
MOU KLHK dan Yayasan ARSARI Djojohadikusumo. Foto ppid.menlhk.go.id.

MOU KLHK dan Yayasan ARSARI Djojohadikusumo. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

“Konservasi habitat dan populasi spesies kunci, seperti harimau sumatera, orang utan sumatera dan kalimantan, gajah, badak sumatera, serta jenis-jenis lainnya yang terancam punah merupakan program prioritas KLHK. Ini terus dilaksanakan dengan melibatkan berbagai stakeholder terkait yang memiliki kesamaan pandang dan prinsip-prinsip konservasi,“ jelas Bambang.

Ia menambahkan, habitat satwa liar tidak hanya di hutan konservasi. Namun juga di hutan lindung, hutan produksi, dan di areal penggunaan lain. Pendekatan konservasi spesies berbasis tapak dan landskap (resort base management) menjadi penting.

Baca Juga: Sejarah Observatorium Bosscha dalam Tiga Keping Perangko

Dukungan Yayasan ARSARI Djojohadikusumo terhadap upaya KLHK dalam pelestarian satwa liar yang terancam punah telah dilakukan sejak 2017 di Dharmasraya, Sumatera Barat. Kemudian di Kalimantan Timur dan Riau.

“Dana kolaborasi pelestarian keanekaragaman hayati ini tidak ada satu sen pun dari dana luar negeri, melainkan murni dari YAD. Seluruh jajaran YAD berjanji akan menjalankan kerja sama dengan komitmen yang besar,” kata Hashim. [WLC02]

Sumber: KLHK

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: flora dan faunaKLHKkonservasi keanekaragaman hayatiMoUPanthera tigris sumatraePongo pygmaeuspusat penyelamatan satwaYayasan ARSARI Djojohadikusumo

Editor

Next Post
peresmian Fasilitas Pelayanan Terpadu BMKG NTT dan Operasional Radar Cuaca Kupang. Foto bmkg.go.id.

NTT Rawan Bencana, BMKG Siapkan Pelayanan Terpadu dan Radar Cuaca

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media