Kamis, 28 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pakar Oseanografi: Air Laut Bisa Jadi Solusi Krisis Air Bersih di Indonesia

Data pakar Oseanografi ITB menyebutkan 1 dari 8 orang di Indonesia tak bisa mengakses air bersih. Sementara jumlah penduduk bertambah dan air tanah berkurang. Air laut yang melimpah jadi solusinya.

Rabu, 23 Maret 2022
A A
Ilustrasi gelombang di laut. Foto Kanenori/pixabay.com.

Ilustrasi gelombang di laut. Foto Kanenori/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Tren Perubahan Iklim Membuat Air Tanah Terancam

Sepanjang daerah aliran sungai (DAS) mempunyai dua daerah resapan air, yakni natural recharge dan artificial recharge. Natural recharge atau resapan alami terjadi di hulu DAS untuk menjaga tutupan hutan alami. Sedangkan, artificial recharge merupakan aktivitas untuk mengisi lapisan pembawa air dengan cara menahan dan memasukkan air permukaan ke dalam tanah.

Baca Juga: Dosen ITB: Net-Zero Emission 2060 Tak Berarti Menghapus Pemanfaatan Batu Bara

“Namun tren perubahan iklim membuat keberadaan air tanah semakin terancam. Mari kita tingkatkan cadangan air tanah melalui natural dan artificial recharge,” ucap Dosen Fakultas Pertanian IPB University, Prof. Suria Darma Tarigan dalam diskusi bertopik Ground Water, Making the Invisible, Visible yang digelar Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan IPB University untuk memperingati Hari Air Sedunia.

Ilustrasi air keran. Foto AnnaER/pixabay.com.
Ilustrasi air keran. Foto AnnaER/pixabay.com.

Sementara, baik air tanah maupun air permukaan mempunyai peran penting bagi kehidupan para makhluk hidup di bumi. Dosen Fakultas Pertanian IPB University, Prof. Hadi Susilo Arifin menegaskan keduanya saling melengkapi dengan mempertahankan kelestarian hutan, situ, danau yang mampu sebagai bekerja sebagai daerah tangkapan air.

Lantas bagaimana upaya pemenuhan air bersih bagi masyarakat di tengah kondisi air tanah yang terancam?

Baca Juga: Gen Z Suka Hidup Boros dan Tak Punya Tabungan, Mengapa?

Dosen Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University, Prof. Yusman Syaukat menjelaskan selama ini pemenuhan kebutuhan air bersih di setiap wilayah menggunakan prinsip pemanfaatan air tanah dan air permukaan secara bersama. Untuk menekan penggunaan air tanah, produksi air perpipaan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang memanfaatkan air permukaan harus terus ditingkatkan melalui kegiatan investasi pada infrastruktur air PDAM.

“Investasi ini ternyata mampu meningkatkan volume pasokan air perpipaan, mengurangi rata-rata biaya produksi air bersih, mengurangi penggunaan air permukaan dan berperan penting dalam mengurangi pengambilan air tanah,” papar Yusman. [WLC02]

Sumber: itb.ac.id dan ipb.ac.id, 21 Maret 2022

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: air bersihair lautair permukaanair tanahhidrologiIPB UniversityITBkrisis air bersihoseanografi

Editor

Next Post
Ilustrasi gigi dan lidah. Foto photosforyou/pixabay.com.

Solusi Bau Mulut Akibat Faktor Bawaan: Gosok Gigi dan Gosok Lidah

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media