Rabu, 25 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pakar Oseanografi: Air Laut Bisa Jadi Solusi Krisis Air Bersih di Indonesia

Data pakar Oseanografi ITB menyebutkan 1 dari 8 orang di Indonesia tak bisa mengakses air bersih. Sementara jumlah penduduk bertambah dan air tanah berkurang. Air laut yang melimpah jadi solusinya.

Rabu, 23 Maret 2022
A A
Ilustrasi gelombang di laut. Foto Kanenori/pixabay.com.

Ilustrasi gelombang di laut. Foto Kanenori/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Tren Perubahan Iklim Membuat Air Tanah Terancam

Sepanjang daerah aliran sungai (DAS) mempunyai dua daerah resapan air, yakni natural recharge dan artificial recharge. Natural recharge atau resapan alami terjadi di hulu DAS untuk menjaga tutupan hutan alami. Sedangkan, artificial recharge merupakan aktivitas untuk mengisi lapisan pembawa air dengan cara menahan dan memasukkan air permukaan ke dalam tanah.

Baca Juga: Dosen ITB: Net-Zero Emission 2060 Tak Berarti Menghapus Pemanfaatan Batu Bara

“Namun tren perubahan iklim membuat keberadaan air tanah semakin terancam. Mari kita tingkatkan cadangan air tanah melalui natural dan artificial recharge,” ucap Dosen Fakultas Pertanian IPB University, Prof. Suria Darma Tarigan dalam diskusi bertopik Ground Water, Making the Invisible, Visible yang digelar Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan IPB University untuk memperingati Hari Air Sedunia.

Ilustrasi air keran. Foto AnnaER/pixabay.com.
Ilustrasi air keran. Foto AnnaER/pixabay.com.

Sementara, baik air tanah maupun air permukaan mempunyai peran penting bagi kehidupan para makhluk hidup di bumi. Dosen Fakultas Pertanian IPB University, Prof. Hadi Susilo Arifin menegaskan keduanya saling melengkapi dengan mempertahankan kelestarian hutan, situ, danau yang mampu sebagai bekerja sebagai daerah tangkapan air.

Lantas bagaimana upaya pemenuhan air bersih bagi masyarakat di tengah kondisi air tanah yang terancam?

Baca Juga: Gen Z Suka Hidup Boros dan Tak Punya Tabungan, Mengapa?

Dosen Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University, Prof. Yusman Syaukat menjelaskan selama ini pemenuhan kebutuhan air bersih di setiap wilayah menggunakan prinsip pemanfaatan air tanah dan air permukaan secara bersama. Untuk menekan penggunaan air tanah, produksi air perpipaan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang memanfaatkan air permukaan harus terus ditingkatkan melalui kegiatan investasi pada infrastruktur air PDAM.

“Investasi ini ternyata mampu meningkatkan volume pasokan air perpipaan, mengurangi rata-rata biaya produksi air bersih, mengurangi penggunaan air permukaan dan berperan penting dalam mengurangi pengambilan air tanah,” papar Yusman. [WLC02]

Sumber: itb.ac.id dan ipb.ac.id, 21 Maret 2022

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Air BersihAir LautAir PermukaanAir TanahhidrologiIPB UniversityITBkrisis air bersihoseanografi

Editor

Next Post
Ilustrasi gigi dan lidah. Foto photosforyou/pixabay.com.

Solusi Bau Mulut Akibat Faktor Bawaan: Gosok Gigi dan Gosok Lidah

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media