Selasa, 6 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gen Z Suka Hidup Boros dan Tak Punya Tabungan, Mengapa?

Gen Z acapkali disebut pemboros sehingga tidak punya investasi yang cukup untuk masa depan. Apakah penyebabnya?

Selasa, 22 Maret 2022
A A
Ilustrasi tak punya tabungan. Foto ID 1820796/pixabay.com.

Ilustrasi tak punya tabungan. Foto ID 1820796/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gen Z alias generasi yang lahir pada tahun 1997-2012 disebut memiliki literasi yang rendah terkait keuangan. Mereka tidak terbiasa mengatur keuangan, cenderung menghabiskan uang untuk sesuatu yang bukan kebutuhan utama alias hidup boros. Benarkah?

Berdasarkan sebuah survei, sebanyak 85 persen generasi Z ternyata tidak memiliki tabungan. Uang dibelanjakan secara tidak tepat, bahkan justru terbuang percuma untuk hal-hal tak penting.

“Paling banyak pengeluaran Gen Z sebesar 35 persen adalah untuk liburan,” kata Ketua Program Inkubasi IBISMA (Inkubasi Bisnis & Inovasi Bersama) Universitas Islam Indonesia (UII), Rininta Hanum dalam Webinar Bakti Sosial Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran UII 2022.

Baca Juga: Kata Kunci Terhindar dari Investasi Bodong: Legal dan Logis

Lebih lanjut, sisanya 25 persen untuk nongkrong, 20 persen makan, 13 persen fashion kecantikan, dan hanya 7 persen investasi. Padahal money-smart people adalah orang yang berorientasi pada masa depan, sabar, dan mampu menunda kesenangan demi kestabilan.

“Berbeda sekali dengan sebagian besar sikap Gen Z,” kata Rininta.

Kemudahan era digital cenderung membuat boros. Mengingat tawaran promo serta diskon bisa ditemukan dimana saja. Strategi marketing yang kini sudah beralih di media sosial seperti Instagram, Tiktok, bahkan Twitter ternyata memiliki banyak dampak. Jika tak memiliki strategi khusus, maka bersiap untuk tidak memiliki dana simpanan alias tabungan.

Rininta mengingatkan Gen Z untuk berhemat. Berpikir secara realistis kebutuhan hidup di masa yang akan datang akan semakin meningkat. Maka Gen Z harus berhemat mulai dari hari ini. “Jadikan sikap hemat dan rajin menabung menjadi kebiasaan,” kata Rininta.

Baca Juga: Pernah Mengalami Quarter Life Crisis? Begini Proses dan Cara Mengatasinya

Dia menambahkan kebiasaan keuangan yang cerdas adalah dengan melakukan rencana keuangan, hidup sesuai kemampuan, serta mencari pemasukan dari sumber lain. Banyak sekali Gen Z yang hidup berdasarkan gengsi hingga anggaran yang dikeluarkan tak sesuai kemampuan.

Rininta lalu membagikan tips sederhana yang bisa dijadikan kebiasaan oleh Gen Z. Pertama, Gen Z haruslah menabung sedari dini dan harus punya komitmen. Kedua, Gen Z harus mampu mengelola pemasukan yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Ketiga, memiliki asuransi atau investasi. Keempat, memiliki dana darurat.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: era digitalGen Zhidup boroskeuanganmedia sosialtabungan

Editor

Next Post
PLTU Tanjung Bara, Kalimantan Timur. Foto esdm.go.id.

Dosen ITB: Net-Zero Emission 2060 Tak Berarti Menghapus Pemanfaatan Batu Bara

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media