Sabtu, 18 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Andang Widi Harto, Rekomendasikan Tiga Periode Perkembangan Energi Nuklir di Indonesia

Penggunaan sumber daya energi fosil yang mengakibatkan peningkatan kandungan emisi dan karbondioksida di Bumi masih mendominasi di Indonesia.

Senin, 17 November 2025
A A
Guru Besar Bidang Reaktor Maju Pembangkit Daya UGM, Prof. Andang Widi Harto. Foto Kinnthi/Kagama.co.

Guru Besar Bidang Reaktor Maju Pembangkit Daya UGM, Prof. Andang Widi Harto. Foto Kinnthi/Kagama.co.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Guru Besar dalam Bidang Reaktor Maju Pembangkit Daya pada Fakultas Teknik UGM, Prof. Andang Widi Harto merasa prihatin atas permasalahan sistem energi dunia, terutama di Indonesia. Sebab masih didominasi penggunaan sumber daya energi fosil yang mengakibatkan peningkatan kandungan emisi dan karbondioksida di Bumi.

“Perlu kiranya melakukan upaya pengurangan penggunaan energi fosil ini. Salah satunya dengan menggunakan teknologi energi nuklir dan energi terbarukan,” kata dia dalam pidato pengukuhan berjudul “Aspek Strategis Pengembangan Teknologi Sistem Energi Nuklir di Indonesia: Peran Teknik Nuklir dalam Pengembangan Teknologi Reaktor Nuklir Maju” di Balai Senat UGM, Kamis, 13 November 2025.

Menurut dia, saat ini penyedia energi di Indonesia masih menghadapi tantangan. Seperti konsumsi energi per kapita yang masih rendah, dominasi sumber daya energi fosil, kurang mendukungnya industri yang kompetitif, dan tantangan dari net zero emission.

Baca juga: Walhi Desak Indonesia Suarakan Kembali ke Rakyat – Kembali ke Akar di COP 30

Andang berpandangan perlu langkah-langkah mitigasi sebagai upaya penting dalam mengurangi emisi CO2, yaitu dengan mengurangi penggunaan sumber daya energi fosil. Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) dinilai telah terbukti mampu menghasilkan energi (listrik) secara masif, kontinu dan dengan biaya terjangkau.

Ia meyakini teknologi nuklir dapat dimanfaatkan sebagai energi termal untuk berbagai keperluan masa depan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Andang Widi HartoEnergi fosilenergi nuklirFakultas Teknik UGMnet zero emissionsPLTN

Editor

Next Post
Ilustrsi lidah buaya untuk bahan kosmetika. Foto endriqstudio/pixabay.com.

Pemanfaatan Bahan Alami Kurangi Risiko Bahaya Pemakaian Kosmetik Palsu

Discussion about this post

TERKINI

  • Idea serahkan sengketa informasi terkait dokumen perizinan pendirian objek wisata di kawasan karst Gunungsewu di Gunungkidul, 14 April 2026. Foto KSKG.Dokumen Izin Wisata di Karst Gunungsewu Tertutup, Idea Serahkan Sengketa Informasi
    In News
    Selasa, 14 April 2026
  • Dokter menjelaskan kondisi paru-paru peserta ACF melalui hasil foto rontgen yang muncul hanya sesaat setelah melakukan rontgen. Foto Pusat Kedokteran Tropis UGM.Jemput Bola Eliminasi TBC Targetkan 3.000 Warga di Gunungkidul
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Cahaya jejak roket Jielong-3, 11 April 2026. Foto Dok. BRIN.Jejak Roket Cina Jielong-3 di Langit Indonesia
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Nelayan Maluku Utara membersihkan jaring dari lumpur sedimentasi. Foto Walhi Maluku Utara.Ancaman dan Peluang Nelayan di Tengah Cuaca Ekstrem
    In Lingkungan
    Minggu, 12 April 2026
  • Ilustrasi hasil rontgen paru pasien TB. Foto freepik.com.Eliminasi TBC, Temukan Kasus secara Aktif dan Waspada Batuk Lebih dari Dua Minggu
    In Rehat
    Sabtu, 11 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media