Sabtu, 23 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pantir UI untuk Memprediksi Potensi Banjir Akibat Luapan Sungai

Banjir juga bisa ditimbulkan dari area tangkapan air, seperti sungai yang meluap. Perlu alat untuk mengukur potensi banjir sebagai langkah mitigasi bencana.

Senin, 29 Agustus 2022
A A
Pemasangan Pantir di area sungai Citengah, Sumeang, Jabar. Foto ui.ac.id.

Pemasangan Pantir di area sungai Citengah, Sumeang, Jabar. Foto ui.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Tim Departemen Geosains Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) memasang teknologi pemantau curah hujan di area Sungai Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada 18 Agustus 2022 lalu. Alat yang diberi nama Pantir itu merupakan hasil pengembangan teknologi tim FMIPA UI untuk memprediksi potensi banjir akibat luapan air sungai. Pantir dirancang dan dikembangkan di Laboratorium Kebencanaan Departemen Geosains FMIPA UI pada 2019.

“Pantir dapat diandalkan untuk memitigasi bencana banjir di wilayah tangkapan air (catchment area),” kata ketua tim, Supriyanto.

Baca Juga: Satu Orang Tewas Dampak Banjir Kalsel, 12 Provinsi Status Waspada Dampak Hujan

Pantir punya kemampuan mengukur intensitas curah hujan, tinggi muka air sungai, tinggi muka air tanah, suhu dan kelembaban lingkungan di area pemasangan. Dengan pemanfaatan Pantir, peningkatan potensi bencana banjir yang kerap mengancam masyarakat Indonesia saat musim penghujan dapat diketahui lebih awal. Dampak kerugian materi maupun korban jiwa pun dapat dihindari atau diminimalisir.

Pantir dilengkapi elektronika digital berupa mikrokontroler 32-bit. Komponen tersebut berfungsi mengendalikan sensor pemantau ketinggian muka air dan sensor intensitas curah hujan. Data hasil pantauan Pantir dapat disimpan dalam SD-Card ataupun dikirim ke database server melalui jaringan internet.

Pemantauan Pantir dilakukan secara langsung (real time). Dalam kondisi normal, hasil pengukuran akan diperbarui setiap 10 menit. Namun kondisi siaga, hasil pengukuran diperbarui setiap 3-5 menit. Hasil pengukuran juga dapat diakses oleh masyarakat melalui website pada tautan https://dev-pantir.geosinyal.id dengan mengisi alamat email: public@geosinyal.id dan password: public.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: banjirintensitas curah hujanluapan airPantirpotensi banjirProvinsi Jawa Baratremote areaSumedangtangkapan airUI

Editor

Next Post
Pusat gempa Mentawai magnitudo 6,1 yang terjadi pada Senin, 29 Agustus 2022, pukul 10.29 WIB. Foto bmkg.go.id.

Ini Dampak Gempa Mentawai Magnitudo 6,1

Discussion about this post

TERKINI

  • Teknologi untuk riset kualitas udara. Foto Dok. BRIN.BRIN Teliti Kualitas Udara Tiga Kota, Bandung Lampaui Batas Aman
    In Lingkungan
    Jumat, 22 Mei 2026
  • Presiden Prabowo Subianto saat akan menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026, 20 Mei 2026. Foto Kris/BPMI Setpres.Cabut PP 21/2026, Potensi Kerusakan SDA Sulit Dipertanggungjawabkan
    In Lingkungan
    Jumat, 22 Mei 2026
  • Warga Makassar memprotes rencana pendirian PSEL di dekat permukiman. Foto Dok. Walhi Sulawesi Selatan.Proyek PSEL di Makassar dan Yogyakarta, Transisi Darurat Sampah ke Darurat Kesehatan
    In Lingkungan
    Kamis, 21 Mei 2026
  • Ilustrasi warga menolak perampasan tanah adat Pekurehua oleh bank tanah. Foto AI.Masyarakat To Pekurehua Menuntut Bank Tanah Kembalikan Tanah Adat
    In Lingkungan
    Rabu, 20 Mei 2026
  • Ilustrasi kapal penangkap ikan. Foto PublicDomainPictures/Pixabay.com.El Niño Tingkatkan Produktivitas Perikanan, Bukan Nelayan Pesisir yang Diuntungkan
    In Lingkungan
    Selasa, 19 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media