Rabu, 1 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Dampak Gempa Mentawai Magnitudo 6,1

Senin, 29 Agustus 2022
A A
Pusat gempa Mentawai magnitudo 6,1 yang terjadi pada Senin, 29 Agustus 2022, pukul 10.29 WIB. Foto bmkg.go.id.

Pusat gempa Mentawai magnitudo 6,1 yang terjadi pada Senin, 29 Agustus 2022, pukul 10.29 WIB. Foto bmkg.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Ini dampak gempa Mentawai magnitudo 6,1 yang terjadi pada Senin, 29 Agustus 2022, pukul 10.29 WIB. Sejumlah bangunan mengalami kerusakan di Pulau Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat. Gempa Mentawai dirasakan kuat oleh warga dengan durasi 3 hingga 5 detik.

Plt. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, wilayah Kepulauan Mentawai, diguncang gempa tektonik dengan parameter update magnitudo 6,1.

Episenter gempa berada di laut pada koordinat 0,99 derajat Lintang Selatan-98,53 derajat Bujur Timur, berjarak 12 kilometer barat laut Siberut Barat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, pada kedalaman 24 kilometer.

Baca Juga: Gempa di Kepulauan Sangihe Sulut, Ini Penjelasan BMKG 

“Gempa bumi ini merupakan kelanjutan aktivitas gempa yang terjadi sebelumnya pada pukul 00.04 WIB dengan magnitudo 4,9, dan pukul 05.34 WIB dengan Magnitudo 5,8,” kata Daryono.

Dijelaskannya, gempa Mentawai magnitudo 6,1 merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng segmen Megathrust Mentawai-Siberut.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” sebut Daryono.

Guncangan gempa Mentawai dirasakan di Pulau Siberut dengan skala intensitas V hingga VI MMI. Skala VI MMI yakni, getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

Baca Juga: Pantir UI untuk Memprediksi Potensi Banjir Akibat Luapan Sungai

Kerusakan dampak gempa Mentawai magnitudo 6,1 di wilayah Pulau Siberut, pada Senin, 29 Agustus 2022. Foto Dok BNPB.
Kerusakan dampak gempa Mentawai magnitudo 6,1 di wilayah Pulau Siberut, pada Senin, 29 Agustus 2022. Foto Dok BNPB.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGBNPBdampak gempa MentawaiDaryonoGempa bumi dangkalgempa Mentawaigempa Mentawai Siberutgempa Pulau Siberutgempa tektonikKabupaten Kepulauan MentawaiProvinsi Sumatera Baratzona MegathrustZona Megathrust Mentawai Siberut

Editor

Next Post
Pengungsian dampak gempa Mentawai-Siberut, ketersediaan logistik pengungsi hanya cukup dua hari. Foto Dok Kecamatan Siberut Barat.

Dampak Gempa Mentawai Siberut, Ketersediaan Logistik Pengungsi Hanya Cukup Dua Hari

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media