Senin, 5 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Dampak Gempa Mentawai Magnitudo 6,1

Senin, 29 Agustus 2022
A A
Pusat gempa Mentawai magnitudo 6,1 yang terjadi pada Senin, 29 Agustus 2022, pukul 10.29 WIB. Foto bmkg.go.id.

Pusat gempa Mentawai magnitudo 6,1 yang terjadi pada Senin, 29 Agustus 2022, pukul 10.29 WIB. Foto bmkg.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Ini dampak gempa Mentawai magnitudo 6,1 yang terjadi pada Senin, 29 Agustus 2022, pukul 10.29 WIB. Sejumlah bangunan mengalami kerusakan di Pulau Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat. Gempa Mentawai dirasakan kuat oleh warga dengan durasi 3 hingga 5 detik.

Plt. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, wilayah Kepulauan Mentawai, diguncang gempa tektonik dengan parameter update magnitudo 6,1.

Episenter gempa berada di laut pada koordinat 0,99 derajat Lintang Selatan-98,53 derajat Bujur Timur, berjarak 12 kilometer barat laut Siberut Barat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, pada kedalaman 24 kilometer.

Baca Juga: Gempa di Kepulauan Sangihe Sulut, Ini Penjelasan BMKG 

“Gempa bumi ini merupakan kelanjutan aktivitas gempa yang terjadi sebelumnya pada pukul 00.04 WIB dengan magnitudo 4,9, dan pukul 05.34 WIB dengan Magnitudo 5,8,” kata Daryono.

Dijelaskannya, gempa Mentawai magnitudo 6,1 merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng segmen Megathrust Mentawai-Siberut.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” sebut Daryono.

Guncangan gempa Mentawai dirasakan di Pulau Siberut dengan skala intensitas V hingga VI MMI. Skala VI MMI yakni, getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

Baca Juga: Pantir UI untuk Memprediksi Potensi Banjir Akibat Luapan Sungai

Kerusakan dampak gempa Mentawai magnitudo 6,1 di wilayah Pulau Siberut, pada Senin, 29 Agustus 2022. Foto Dok BNPB.
Kerusakan dampak gempa Mentawai magnitudo 6,1 di wilayah Pulau Siberut, pada Senin, 29 Agustus 2022. Foto Dok BNPB.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGBNPBdampak gempa MentawaiDaryonoGempa bumi dangkalgempa Mentawaigempa Mentawai Siberutgempa Pulau Siberutgempa tektonikKabupaten Kepulauan MentawaiProvinsi Sumatera Baratzona MegathrustZona Megathrust Mentawai Siberut

Editor

Next Post
Pengungsian dampak gempa Mentawai-Siberut, ketersediaan logistik pengungsi hanya cukup dua hari. Foto Dok Kecamatan Siberut Barat.

Dampak Gempa Mentawai Siberut, Ketersediaan Logistik Pengungsi Hanya Cukup Dua Hari

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media