Kamis, 28 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pasar Kebun Sayur yang Tak Menjual Sayur

Sabtu, 16 Juli 2022
A A
Pusat Perdagangan Batu Permata dan Kerajinan Pasar Inpres Kebun Sayur Balikpapan. Foto maritim.go.id.
Aneka kerajinan khas Borneo dijual di pasar ini. Foto maritim.go.id.
Batu akik aneka warna di Pusat Perdagangan Batu Permata dan Kerajinan Pasar Inpres Kebun Sayur Balikpapan. Foto maritim.go.id.
Aneka asesoris gelang khas Borneo. Foto maritim.go.id.
Aneka cinderamata khas Borneo. Foto maritim.go.id.
Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Ada nama “kebun sayur” yang disematkan di pasar legendaris yang berlokasi di Jl. Letjen Suprapto, Marga Sari, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. Namun tak ada satu pun pedagang yang menjual sayuran di sana. Melainkan menjual aneka kerajinan asesoris. Setidaknya itu terbaca dari plang nama di pintu gerbang pasar yang bertuliskan “Selamat Datang di Pusat Perdagangan Batu Permata dan Kerajinan Pasar Inpres Kebun Sayur Balikpapan”.

Merunut dari cerita orang-orang di sana, dahulu kawasan itu lokasi kebun kangkung dan perumahan etnis Tionghoa. Medio 1981, terbit Instruksi Presiden (Inpres) Soeharto untuk membuat pasar itu.

Pasar Inpres Kebun Sayur pun dibangun untuk menampung pedagang dari Pasar Pandansari dan Pasar Blauran Kebun Sayur yang sempat terbakar. Pasar itu pun diresmikan pada 1983 oleh Wali Kota Balikpapan, Syarifuddin Yoes.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: barang kerajinanBorneokebun sayurKota BalikpapanPusat Perdagangan Batu Permata dan Kerajinan Pasar Inpres Kebun Sayur Balikpapan

Editor

Next Post
Banjir Garut, Jawa Barat pada Jumat, 15 Juli 2022, menyebabkan ratusan warga mengungsi. Foto BNPB

Banjir Garut, Ini Data Kerusakan dan Wilayah Terdampak

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media