Sabtu, 27 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Paus Fransiskus Diminta Bebaskan Masyarakat Adat Indonesia dari Penindasan

Kamis, 5 September 2024
A A
Paus Fransiscus bertemu masyarakat adat. Foto Vatican News.

Paus Fransiscus bertemu masyarakat adat. Foto Vatican News.

Share on FacebookShare on Twitter

Wilayah adat suku Soge Natarmage dan suku Goban Runut di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur dirampas Belanda saat menjajah Indonesia. Kemudian, Hak Guna Usaha (HGU) atas tanah tersebut dialihkan pada Keuskupan Agung Ende melalui PT. Perkebunan Kelapa Diag (PKD) yang selanjutnya dialihkan pada Keuskupan Maumere melalui PT. Kristus Raja Maumere.

Sampai sekarang, Keuskupan Maumere masih berusaha mengajukan pembaruan HGU ke Kementerian ATR/BPN. Namun ditunda karena ada keberatan dari masyarakat adat suku Soge Natarmage dan Suku Goban Runut.

Baca Juga: Gelombang Internal di Bawah Laut Dapat Prediksi Perubahan Iklim

Hal serupa juga terjadi terhadap suku Tukan di Kabupaten Flores Timur. Wilayah adat mereka seluas 218 hektare dirampas Keuskupan Larantuka melalui HGU PT. Reinha Rosari. Dan saat ini, sebanyak 256 kepala keluarga masyarakat adat dari total 454 kepala keluarga sedang berjuang untuk mendapatkan kembali tanah adatnya yang dirampas.

Rukka berharap kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia menjadi angin segar bagi masyarakat adat di tengah memburuknya situasi hukum dan kebijakan di Indonesia. Sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik se-dunia sekaligus Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus merupakan pendukung setia dan mempunyai sejarah panjang hubungan baik dengan masyarakat adat.

Mengingat pada 6th Global Meeting of the Indigenous Peoples Forum di Roma, Paus Fransiskus mendesak pemerintah dan masyarakat internasional menghormati budaya, martabat, dan hak-hak serta mengakui peran penting masyarakat adat dalam membantu mengatasi krisis lingkungan global saat ini.

Baca Juga: Antisipasi Penyebaran Mpox Berlakukan Healthpass bagi Wisman dan Wisnas

Bahkan Paus Fransiskus atas nama Gereja Katolik meminta maaf kepada masyarakat adat di Kanada pada tahun 2022, sehingga patut diapresiasi. Permintaan maaf tersebut atas peran Gereja Katolik di sekolah-sekolah, di mana anak-anak telah disiksa dan dilecehkan. Paus menyebut asimilasi budaya paksa merupakan kejahatan tercela dan kesalahan yang membawa bencana.

“Tragis, dukungan Paus Fransiskus terhadap masyarakat adat justru berbanding terbalik dengan situasi masyarakat adat di Indonesia. AMAN mengecam situasi masyarakat adat yang memburuk di Indonesia,” tegas Rukka. [WLC02]

Sumber: AMAN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Hak-hak Masyarakat Adatmandat konstitusiMasyarakat AdatPaus Fransiscus

Editor

Next Post
Ilustrasi es di kutub yang mencair. Foto NickyPe/pixabay.com.

Indonesia Serukan Kolaborasi Global Hadapi Perubahan Iklim

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media