Sabtu, 27 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pelaku Wisata Minta Kuota Pendakian Gunung Rinjani Berdasar Daya Tampung

Rabu, 9 April 2025
A A
Pelaku wisata dan masyarakat beraudiensi dengan BTNGR terkait pembatasan kuota pendakian Gunung Rinjani, 7
Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Asosiasi Tour Operator Senaru (ATOS) dan Masyarakat Adat Bayan yang tergabung dalam Aliansi Pelaku Pariwisata dan Masyarakat Lingkar Rinjani Kabupaten Lombok Utara melakukan aksi di halaman depan Kantor Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), Selasa, 8 April 2025.

Mereka memprotes kebijakan pembatasan kuota pendakian yang dianggap merugikan masyarakat lingkar Rinjani Lombok Utara. Lewat surat yang diajukan ATOS Nomor 06/ATOS/III/2025 tertanggal 3 April 2025, mereka meminta audensi dengan tuntutan utama perihal daya dukung dan daya tampung Gunung Rinjani sebagai dasar pengambilan keputusan pembatasan kuota pendakian dan peningkatan fasilitas pendukung di kawasan Gunung Rinjani.

Aliansi diterima Kepala Balai TNGR didampingi Kabag Ops Polresta Mataram dan menghasilkan beberapa poin audiensi.

Baca juga: Hutan Pendidikan Universitas Mulawarman Gundul Akibat Tambang Ilegal

Pertama, proses approve tamu yang menggunakan jasa trekking organizer (TO) pada aplikasi e-Rinjani dikembalikan sementara ke Balai TNGR sampai ada kesepakatan bersama antara Forum Wisata Lingkar Rinjani (FWLR) dengan Asosiasi TO Lingkar Rinjani. Sebelumnya, proses itu didelegasikan pada FWLR.

Kedua, akan dilakukan kajian daya dukung daya tampung ulang sebagai dasar penetapan jumlah kuota pendakian.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Asosiasi Tour Operator SenaruBalai Taman Nasional Gunung Rinjanijasa trekking organizerkuota pendakianMasyarakat Adat Bayan

Editor

Next Post
Rumah ramah lingkungan, Paviliun CLT Nusantara. Foto Dok. UGM.

Paviliun CLT Nusantara, Rumah Ramah Lingkungan dari Kayu dan Energi Surya

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media