Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pelaku Wisata Minta Kuota Pendakian Gunung Rinjani Berdasar Daya Tampung

Rabu, 9 April 2025
A A
Pelaku wisata dan masyarakat beraudiensi dengan BTNGR terkait pembatasan kuota pendakian Gunung Rinjani, 7
Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Asosiasi Tour Operator Senaru (ATOS) dan Masyarakat Adat Bayan yang tergabung dalam Aliansi Pelaku Pariwisata dan Masyarakat Lingkar Rinjani Kabupaten Lombok Utara melakukan aksi di halaman depan Kantor Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), Selasa, 8 April 2025.

Mereka memprotes kebijakan pembatasan kuota pendakian yang dianggap merugikan masyarakat lingkar Rinjani Lombok Utara. Lewat surat yang diajukan ATOS Nomor 06/ATOS/III/2025 tertanggal 3 April 2025, mereka meminta audensi dengan tuntutan utama perihal daya dukung dan daya tampung Gunung Rinjani sebagai dasar pengambilan keputusan pembatasan kuota pendakian dan peningkatan fasilitas pendukung di kawasan Gunung Rinjani.

Aliansi diterima Kepala Balai TNGR didampingi Kabag Ops Polresta Mataram dan menghasilkan beberapa poin audiensi.

Baca juga: Hutan Pendidikan Universitas Mulawarman Gundul Akibat Tambang Ilegal

Pertama, proses approve tamu yang menggunakan jasa trekking organizer (TO) pada aplikasi e-Rinjani dikembalikan sementara ke Balai TNGR sampai ada kesepakatan bersama antara Forum Wisata Lingkar Rinjani (FWLR) dengan Asosiasi TO Lingkar Rinjani. Sebelumnya, proses itu didelegasikan pada FWLR.

Kedua, akan dilakukan kajian daya dukung daya tampung ulang sebagai dasar penetapan jumlah kuota pendakian.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Asosiasi Tour Operator SenaruBalai Taman Nasional Gunung Rinjanijasa trekking organizerkuota pendakianMasyarakat Adat Bayan

Editor

Next Post
Rumah ramah lingkungan, Paviliun CLT Nusantara. Foto Dok. UGM.

Paviliun CLT Nusantara, Rumah Ramah Lingkungan dari Kayu dan Energi Surya

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media