Jumat, 30 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pembangunan PLTN Mulai 2030, BRIN Ingatkan Perubahan Desain dan Keamanan

Sabtu, 19 April 2025
A A
Sidang Perdana Anggota DEN Tahun 2025, 17 April 2025. Foto Kementerian ESDM.

Sidang Perdana Anggota DEN Tahun 2025, 17 April 2025. Foto Kementerian ESDM.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 sudah dalam proses finalisasi untuk dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto. Di dalam RUPTL tersebut, salah satu di antaranya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).

“Untuk PLTN, kami mulai on itu 2030 atau 2032. Jadi mau tidak mau kami harus melakukan persiapan semua regulasi yang terkait dengan PLTN,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Kamis, 17 April 2025.  Selaku Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN), ia tengah memimpin Sidang Perdana Anggota DEN Tahun 2025 yang dihadiri Anggota DEN unsur Pemerintah beserta Anggota DEN dari pemangku kepentingan.

Menurut Bahlil, PLTN merupakan energi baru yang murah dan bisa dimanfaatkan untuk menguatkan sistem kelistrikan nasional. Selain itu, penggunaan nuklir juga akan mengurangi pemanfaatan energi listrik berbahan bakar fosil.

Baca juga: Ada Dugaan Kriminalisasi, Koalisi Serukan Hentikan Proyek Panas Bumi Poco Leok

Namun, ia menekankan bahwa pemanfaatan nuklir sebagai sumber pembangkit listrik harus diimbangi dengan sosialisasi kepada masyarakat secara masif sehingga masyarakat memahami pemanfaatan nuklir.

Cadangan energi

Selain PLTN, Sidang Anggota DEN juga membahas mengenai Cadangan Penyangga Energi (CPE). Bahlil menyebutkan bahwa konsumsi minyak nasional mencapai 1,5 – 1,6 juta barel per hari. Namun produksi lifting minyak Indonesia berada pada angka 580 ribu – 610 ribu barel per hari.

“Terkait kondisi itu, Pak Presiden memberikan arahan kepada kami untuk membangun kilang 1 juta barel untuk meningkatkan ketahanan energi nasional kita,” imbuh dia.

Baca juga: Murraya sumatrana, Tanaman Liar yang Jadi Penyebar Penyakit pada Jeruk

Menindaklanjuti hal tersebut, Bahlil akan membentuk tim yang melibatkan Kementerian ESDM, SKK Migas, PT Pertamina (Persero), dan DEN untuk melakukan kajian pendalaman terkait kelayakan pembangunan kilang minyak.

Bauran energi nasional

Dosen Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia (Poltek Nuklir) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Anhar Riza Antariksawan menjelaskan, Pemerintah Indonesia telah menerapkan kebijakan energi nasional (KEN) berbasis pada bauran energi guna meningkatkan kontribusi energi baru dan terbarukan (EBT). Energi nuklir menjadi salah satu alternatif yang siap dikembangkan untuk mendukung transisi menuju sistem energi bersih.

“Kebijakan energi nasional mengarah pada penggunaan sebanyak mungkin green energy dan EBT yang mampu meminimalkan efek rumah kaca,” kata Anhar dalam acara sharing knowledge di Poltek Nuklir di Yogyakarta, Selasa, 15 April 2025.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: bauran energiBRINDewan Energi NasionalMenteri ESDM Bahlil LahadaliaPLTN

Editor

Next Post
Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang di Jawa Timur. Foto Dok. KSDAE.

Gunung Argopuro dan Aliran Sungai Kolbu di Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang

Discussion about this post

TERKINI

  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media