Jumat, 29 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Penanganan Bencana Sumbar, BNPB Jamin Kebutuhan Pengungsi dan Siapkan Dana Perbaikan Rumah

Kamis, 16 Mei 2024
A A
Penanganan bencana Sumbar, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau posko pengungsian dan memberikan bantuan secara langsung kepada warga terdampak banjir lahar dingin di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Foto BNPB.

Penanganan bencana Sumbar, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau posko pengungsian dan memberikan bantuan secara langsung kepada warga terdampak banjir lahar dingin di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Bantuan Perbaikan Rumah dan Relokasi

Saat berdialog dengan warga terdampak bencana banjir lahar hujan Gunung Marapi dan banjir bandang di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam, Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan opsi relokasi warga.

Pusdalops BNPB menyebutkan, jumlah kepala keluarga yang terdampak bencana Sumbar 989 kepala keluarga.

Dijelaskan Suharyanto, tim Badan Geologi dan BMKG akan melakukan kajian terhadap daerah terdampak untuk mengetahui kondisi terkini daerah itu termasuk zona berbahaya untuk dihuni.

Baca Juga: Analisa BMKG, Waspada Banjir Lahar Hujan di Sumbar hingga 22 Mei 2024

“Nanti yang menentukan aman dan tidaknya, mereka yang ahli dari Badan Geoelogi dan BMKG. Apabila nanti termasuk daerah berbahaya, maka sebaiknya bapak dan ibu pindah. Lahannya akan disiapkan pemerintah provinsi, rumahnya dibangun BNPB dan Kementerian PUPR,” kata Suharyanto.

Diungkapkannya, bagi warga yang rumahnya masuk dalam zona berbahaya agar bersedia dipindahkan. Suharyanto menegaskan, relokasi menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi dan kesiapsiagaan di masa mendatang guna menghindari dampak yang lebih besar apabila ada bencana susulan.

Sedangkan bagi warga yang tidak direlokasi berada di wilayah zona aman, dan hunian terdampak akan menerima bantuan. Menurut Suharyanto, bantuan perbaikan rumah akan diberikan sesuai kategori kerusakan.

Baca Juga: Status Gunung Ruang Jadi Siaga, Waspada Lontaran Material Pijar

Bantuan Rp60 juta untuk kategori rumah rusak berat, Rp30 juta rusak sedang, dan Rp15 juta rumah rusak ringan.

“Sambil menunggu rumahnya jadi akan diberikan juga bantuan dana tunggu hunian atau dana kontrak sampai maksimal enam bulan ke depan, semoga sebelum enam bulan rumahnya sudah jadi,” ungkap Suharyanto.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengatakan, telah memiliki lokasi untuk relokasi warga, dan berkoordinasi dengan Badan Geologi dan BMKG, memastikan lokasi relokasi masuk zona aman.

“Kami sudah berbicara dengan Pemerintah Kabupaten Agam dan sudah menyiapkan lokasi tersebut jika memang ada masyarakat yang ingin dipindah. Pada intinya pemerintah akan bangunkan lagi rumah warga yang rusak,” kata Mahyeldi. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: banjir bandang Agambanjir lahar Sumatera Baratbencana alam Sumatera BaratKabupaten Tanah DatarPenanganan bencana Sumbarrelokasi warga Sumbar

Editor

Next Post
Bencana alam Sumatera Barat, tim gabungan dan masyarakat Pandai Sikek, Kabupaten Tanah Darat, melakukan pembersihan material banjir lahar dingin Gunung Marapi. Foto BNPB.

Percepat Masa Darurat ke Pemulihan Pasca Bencana Alam Sumatera Barat

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media