Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pencarian Korban Banjir Bandang Kabupaten OKU Dihentikan

Sabtu, 1 Juni 2024
A A
Tim gabungan melakukan pembersihan material banjir bandang di permukiman warga, di Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Foto BPBD OKU.

Tim gabungan melakukan pembersihan material banjir bandang di permukiman warga, di Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Foto BPBD OKU.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Terhitung sejak Jumat, 31 Mei 2024, upaya pencarian terhadap korban banjir bandang di Kabupaten OKU (Ogan Komering Ulu), Sumatera Selatan, oleh tim SAR gabungan dihentikan.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dalam periode golden time upaya pencarian dan penyelamatan korban bencana banjir bandang OKU, tim SAR berhasil menemukan enam korban meninggal dunia.

“Pencarian satu korban banjir OKU dihentikan pada Jumat, 31Mei 2024. Pencarian dihentikan setelah tim gabungan dan pertolongan terus berupaya mencari korban yang hilang tersebut hingga hari ke-10,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari pada Sabtu, 1 Juni 2024.

Baca Juga: Banjir Bandang OKU 6 Orang Meninggal, BNPB Salurkan Dana dan Logistik

Sedangkan jumlah pengungsi kini bertambah menjadi 10 kepala keluarga. Muhari menegaskan, tim gabungan masih terus berupaya melakukan penanganan darurat di lokasi-lokasi terdampak banjir bandang OKU.

“Seperti pembersihan lingkungan di tiga desa yang berada di Kecamatan Ulu Ogan, yakni Desa Ulak Lebar, Gunung Tiga, dan Desa Klumpang. Pembersihan di ketiga desa ini ditargetkan dapat selesai dalam waktu tujuh hari. Guna mendukung operasi tersebut, tim gabungan mengerahkan sejumlah unit mobil truk dan alat berat berupa ekskavator,” sebut Muhari.

BNPB menegaskan, aktivitas di Posko Induk, Pos Kesehatan, dan pos pelayanan kependidikan dan kependudukan masih dilanjutkan guna membantu masyarakat dalam pengurusan dokumen yang rusak akibat banjir.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Banjir Bandang OKUKabupaten Ogan Komering UluKorban Banjir Bandang OKUProvinsi Sumatera Selatan

Editor

Next Post
Erupsi Gunung Ibu di Halmahera Barat, Ahad, 2 Juni 2024 pukul 12.35 WIT. Foto Istimewa.

Gunung Ibu Erupsi Lagi, Material Terbawa Angin ke Lokasi Pengungsian

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media