Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Peneliti UGM Kembangkan Microforest 100 untuk Kontribusi Net Zero Carbon

Sistem dalam Microforest 100 akan menyerap CO2 dalam jumlah besar. Bahkan setara dengan lima pohon dewasa berumur sekitar 15 tahun.

Kamis, 27 Juni 2024
A A
Peluncuran instalasi Microforest 100 digelar di Masjid Raya Syeikh Zayed, Solo pada 17 Juni 2024. Foto UGM.

Peluncuran instalasi Microforest 100 digelar di Masjid Raya Syeikh Zayed, Solo pada 17 Juni 2024. Foto UGM.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Mikroalga dikenal dengan kemampuannya menyerap karbon dioksida (CO2). CO2 akan diserap dan diproses melalui metabolisme yang melibatkan protein, lemak, dan karbohidrat dalam jumlah besar.

Mikroalga mudah bertahan hidup di daerah berpolusi, suhu ekstrem, bahkan udara beracun. Potensi ini menarik untuk diteliti lebih lanjut untuk bisa mengatasi masalah perubahan iklim di dunia.

Adalah Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik, Prof. Arief Budiman dan Dosen Fakultas Biologi Dr. Eko Agus Suyono menginisiasi teknologi Microforest 100 berbasis mikroalga. Keduanya merupakan Peneliti Pusat Unggulan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PUIPT) Microalgae Biorefinery UGM melalui program dana pendamping dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melalui platform Kedaireka tahun anggaran 2022 lalu.

Baca Juga: Infeksi Bakteri “Pemakan Daging” di Jepang Menular Lewat Droplet dan Pernafasan

Lewat Pusat Studi Energi (PSE) UGM, mereka berhasil mengambil peluang mengembangkan teknologi tersebut untuk berkontribusi terhadap komitmen Net Zero Carbon.

Microforest 100 adalah produk prototipe Algaetree, yakni teknologi dekarbonisasi untuk mengatasi produksi karbon atau CO2 di udara terbuka. Produk protipe itu dikembangkan kedua peneliti itu lewat kerja sama dengan startup PT Algatech Nusantara.

CEO Algatech Nusantara, Rangga Wishesa menyampaikan, PT Algatech Nusantara menyambut baik bisa bekerja sama mengembangkan prototipe peneliti UGM. Startup tersebut membantu menambahkan beberapa fitur pelengkap seperti pengembangan desain, fabrikasi dan penambahan alat-alat sensor kondisi kultivasi agar Microforest mampu bekerja secara maksimal.

Baca Juga: Kata Guru Besar IPB University Soal Konservasi Raptor, Dugong dan Kelelawar

“Instalasi setinggi dua meter tersebut berfungsi untuk menyerap karbon di udara dengan teknologi fotobioreaktor,” kata Rangga dalam peluncuran instalasi Microforest 100 digelar di Masjid Raya Syeikh Zayed, Surakarta pada 17 Juni 2024.

Ia menjelaskan, sistem di dalam Microforest 100 akan menyerap karbon dioksida dalam jumlah besar. Bahkan setara dengan lima pohon dewasa berumur sekitar 15 tahun. Hal ini didasarkan pada kemampuan mikroalga sendiri yang dapat menyerap karbon dioksida 30-50 kali lipat lebih banyak dibanding tanaman terestrial saat ini.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Microforest 100mikroalgaNet Zero Carbonperubahan iklimPusat Studi Energi UGM

Editor

Next Post
Simulasi evakuasi pengungsi erupsi Gunung Merapi di Desa Girikerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, 27 Juni 2024. Foto BNPB.

Terpesona Kegigihan Lansia Ikut Simulasi Evakuasi Mandiri Erupsi Gunung Merapi

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media