Sabtu, 14 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Penggila Kerja, Waspada Hustle Culture dan Imposter Syndrome

Bekerja terlalu keras hingga melupakan kesenangan ternyata tak baik untuk kesehatan mental. Apalagi demi mengejar target tinggi.

Kamis, 6 Oktober 2022
A A
Ilustrasi gila kerja. Foto lukasbieri/pixabay.com

Ilustrasi gila kerja. Foto lukasbieri/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

“Saya sendiri mengalaminya beberapa kali, seperti merasa kurang cukup padahal sudah bekerja keras,” ucap mantan awardee IISMA Batch 1 itu.

Sindrom penipu juga lebih banyak dialami mereka yang tumbuh dalam keluarga yang menekankan pencapaian dan kesuksesan. Mengacu pada buku Dr Valerie Young, Pauline menjelaskan tipe-tipe imposter syndrome, yaitu the perfectionist, the expert, the soloist, the superwoman, dan the great mind.

Baca Juga: Pernah Mengalami Quarter Life Crisis? Begini Proses dan Cara Mengatasinya

Bagaimana cara mengatasinya?

Hustle culture dan imposter syndrome adalah contoh-contoh tren gaya hidup masyarakat yang berakibat buruk terhadap kesehatan mental. Butuh tips-tips untuk mengatasinya.

Pertama, menjadi pribadi yang otentik dengan menunjukkan kelebihan dan kekurangan. Kedua, menerima kekurangan, namun tetap mempunyai keinginan memperbaiki diri demi masa depan yang lebih baik.

Ketiga, membiasakan diri untuk merasa cukup dengan seluruh keterampilan dan pengalaman yang dimiliki. Keempat, fokus pada nilai yang dapat diberikan dan berhenti membandingkan dengan pencapaian orang lain. [WLC02]

Sumber: Unair

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: bekerja kerasgaya hiduphustle cultureimposter syndromekesehatan mentalpenggila kerjatren pekerjaworkaholic

Editor

Next Post
Dampak banjir Jakarta, Kamis, 6 Oktober 2022, tiga pelajar MTsN 19 Pondok Labu, Jakarta Selatan meninggal dunia. Foto BPBD Jakarta Selatan.

Ini Hasil Kaji BPBD Dampak Banjir Menewaskan 3 Pelajar MTsN 19 Jakarta

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ikan mati massal. Foto akbarnemati/pixabay.com.Ikan Dewa Mati Massal di Kuningan, Apa Penyebabnya?
    In Rehat
    Kamis, 12 Februari 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media