Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pengunjung Taman Nasional Masuk Daftar Hitam 5 Tahun Jika Sampah Tak Dibawa Pulang

Jika bawa rokok 20 batang, maka harus menyerahkan bukti berupa 20 puntung rokok di pos keluar taman nasional nanti, demikian pesan Menteri Kehutanan.

Selasa, 27 Mei 2025
A A
Menteri Kehutanan Raja Juli Antpni dan para pesoshor menanam tanaman keras di Gunung Merbabu, 27 Mei 2025. Foto Dok. WWF Indonesia.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antpni dan para pesoshor menanam tanaman keras di Gunung Merbabu, 27 Mei 2025. Foto Dok. WWF Indonesia.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – WWF-Indonesia bekerja sama dengan National Geographic Indonesia dan TSX media menggandeng tujuh pesohor, seperti Della Dartyan, Yura Yunita, Tara Budiman, Dion Wiyoko, Tissa Biyani, Daffa Wardhana, Jerhemy Owen dan Mariane Rumantir mendaki Gunung Merbabu, melalui jalur Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa, 27 Mei 2025. Pendakian tersebut merupakan upaya untuk mengajak aksi bersama bertajuk “Hijaukan Bumi, Demi Kamu dan Masa Depan Kita Bersama”.

Pendakian itu dalam rangka mengajak masyarakat menjadi petualang yang bertanggung jawab. Tidak hanya menikmati alam, tetapi harus melakukan imbal balik berupa menanam pohon dan tidak mencemari keindahan alam dengan sampah plastik. Pendakian ini juga diikuti 10 Member of Nature (MoNa) yang berasal dari Kota Jakarta.

Rombongan dilepas Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni di Pos 1, Jalur Selo, Resor Selo, Taman Nasional Merbabu Boyolali, Jawa Tengah. Ia menyampaikan bahwa pengelolaan taman nasional kini diarahkan secara serius untuk menerapkan prinsip Zero Waste and Zero Accident.

Baca juga: Rumah-rumah Tenggelam dan Hanyut di Kabupaten Berau

“Kami ketatkan sistem kuota pendakian melalui pendaftaran online, karena ini bukan mass tourism, tapi ekowisata yang berorientasi konservasi,” ujar dia.

Sebagai bentuk pengawasan terhadap sampah, Kemenhut juga mulai menerapkan sistem pelaporan logistik dan melakukan uji coba penggunaan Radio Frequency Identification (RFID tracking). Metode ini untuk mengidentifikasi dan melacak objek secara otomatis atau transponder dalam bentuk gelang warna oranye. Teknologi itu memudahkan pelacakan pendaki yang masuk dan mempermudah proses evakuasi apabila ada pendaki yang tersesat.

Raja Juli yang hadir dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa pengelolaan taman nasional kini diarahkan secara serius untuk menerapkan prinsip Zero Waste dan Zero Accident.

Baca juga: Aktivis Lingkungan Desak Pemerintah Hentikan Pelemahan SVLK Produk Kayu Indonesia

“Kami ketatkan sistem kuota pendakian melalui pendaftaran online, karena ini bukan mass tourism, tapi ekowisata yang berorientasi konservasi,” ujar dia.

Ia juga mengingatkan pendaki untuk membawa balik sampahnya. Bahkan akan dihitung di pos keluar.

“Jika bawa rokok 20, harus menyerahkan bukti berupa puntungnya 20 di pos keluar nanti,” ujar dia.

Sebagai bentuk pengawasan terhadap sampah, Kemenhut juga mulai menerapkan sistem pelaporan logistik dan penggunaan RFID tracking untuk mendukung keselamatan pendaki. Sanksi tegas pun disiapkan, bahwa pelanggar aturan kebersihan dapat dikenakan sanksi blacklist hingga lima tahun untuk seluruh taman nasional di Indonesia.

Baca juga: Rumah Rusak Akibat Gempa Bengkulu Bertambah Jadi 255 Unit

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Gunung MerbabuMenteri Kehutanan Raja Juli AntoniRFID trackingsampah plastikWWF IndonesiaZero Waste and Zero Accident

Editor

Next Post
Danau Toba di Sumatera Utara. Foto Dok. Kemenpar.

Kartu Kuning Sejak 2023, Keanggotaan Kaldera Toba dalam UNESCO Global Geopark Terancam Dicabut

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media