Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Awas Modus Greenwashing

Ada sejumlah tips untuk mengetahui dan mensikapi produk-produk yang menerapkan praktik greenwashing yang mengklaim ramah lingkungan.

Minggu, 5 Juni 2022
A A
Ilustrasi produk mobil elektrik. Foto mmurphy/pixabay.com.

Ilustrasi produk mobil elektrik. Foto mmurphy/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Sementara itu, anggota Teens Go Green Indonesia, Bening Kalimasada Aura, memaparkan tentang Unveiling Greenwashing. Dia mengingatkan soal greenwashing yang menyesatkan konsumen terkait praktik isu lingkungan.

Baca Juga: Gajah Betina akan Melahirkan Ditemukan Mati di Bengkalis

Ada sejumlah tips untuk mengetahui perusahaan melakukan praktik greenwashing menurut Bening. Pertama, produk yang ditawarkan perusahaan terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, seperti merilis produk dengan klaim yang sangat ramah lingkungan, tidak menimbulkan limbah, dan sebagainya. Kedua, sulit untuk memeriksa klaim produk dari perusahaan. Ketiga, bersifat reaktif bukan proaktif, seperti tidak ada niatan yang berkelanjutan untuk membuat lingkungan menjadi lebih baik dari produk yang ditawarkan.

Sementara ada sejumlah alasan banyak perusahaan melakukan praktik greenwashing. Pertama, praktik ini lebih menguntungkan para investor. Kedua, praktik greenwashing dilakukan karena dinamika bisnis di dalamnya. Kepedulian masyarakat terhadap isu lingkungan menyebabkan embel-embel yang berbau “ramah lingkungan” lebih diminati dan menjual. Tak heran banyak perusahaan menerapkan praktik greenwashing.

Baca Juga: Mantan Wali Kota Yogyakarta Ditangkap, Aktivis Cukur Gundul: Ini Bukan Akhir!

Ketiga, belum adanya regulasi yang dibuat pemerintah dalam mengatur praktik greenwashing membuat praktik ini tak terkontrol. Keempat, perlu biaya lebih besar apabila ingin memasarkan produk yang “benar” berlabel ramah lingkungan. Praktik greenwashing pun dipilih karena cara mudah dan murah dari segi marketing. Kelima, praktik greenwashing digunakan sebagai strategi bisnis dengan dalih isu lingkungan.

“Jadi ketika melihat suatu iklan produk yang menambahkan label “eco”, “eco friendly”, dan sebagainya, kita harus bersikap skeptik,” kata Bening. Caranya adalah dengan mencermati secara saksama eco labels, melakukan riset, serta bisa melakukan advokasi ke pemerintah terkait terhadap produk tersebut.

“Doing something good for the environment is okay, but lying is never okay,” tutup Bening. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: eco labelsForesmagreenwashingHari Lingkungan Hidup SeduniaIsu lingkunganUNS

Editor

Next Post
Ilustrasi perempuan memotret. Foto ds_30/pixabay.com.

20 Perempuan Perjuangkan Hak atas Hutan Lewat Foto dan Tulisan

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media