Minggu, 18 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Petisi untuk Pemerintah Indonesia: Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang untuk Penelitian!

Rabu, 2 September 2026
A A
Pantomimer Wanggi Hoed melakukan aksi pertunjukan untuk memprotes ekspor monyet ekor panjang pada Hari Primata Interasional di Titik Nol Kota Yogyakarta, 2 september 2026. Foto Dok. Forum United For Primates .

Pantomimer Wanggi Hoed melakukan aksi pertunjukan untuk memprotes ekspor monyet ekor panjang pada Hari Primata Interasional di Titik Nol Kota Yogyakarta, 2 september 2026. Foto Dok. Forum United For Primates .

Share on FacebookShare on Twitter

Mengenakan kostum menyerupai petugas laboratorium, Wanggi berada di dalam kandang berukuran besar. Biasanya, monyetlah sebagai pihak yang dikurung. Turut tampil pula seseorang berkostum Hanoman, sebagai perlambangan makhluk mitologi, yang mengamati terjadinya proses ekspor dan pemanfaatan monyet sebagai objek uji coba di laboratorium.

Pertunjukan pantomim ini menyoroti bagaimana monyet harus menjadi korban sekaligus peneliti di laboratorium. Baik yang sering kali juga harus terjebak dalam dalam praktik usang dan permasalahan sistemik ekspor maupun pemanfaatan monyet sebagai uji coba di laboratorium ini.

“Manusia dan spesies lain hidup bersama di dunia yang sama. Ketika monyet diekspor untuk eksperimen laboratorium dan mengalami rasa sakit yang sebenarnya tidak diperlukan, bagi saya ada harmoni yang hilang dalam hubungan manusia dengan spesies lain. Semua yang hidup berhak untuk hidup dan berada di habitatnya,” ujar Wanggi Hoed.

Monyet ekor panjang saat ini berstatus Endangered (Terancam Punah) dalam Daftar Merah IUCN. Dalam surat yang disampaikan kepada Kementerian Kehutanan, Forum mencatat Indonesia menerbitkan kuota ekspor sebanyak 1.928 individu pada 2026, yang merupakan kuota pertama sejak 2022.

Kekhawatiran juga muncul menyusul laporan mengenai pembangunan fasilitas komersial di Kabupaten Mesuji, Lampung. Bangunan berkapasitas sekitar 4.000 monyet ekor panjang itu digunakan untuk pembiakan dan ekspor ke fasilitas penelitian biomedis di luar negeri.

Desakan penghentian ekspor juga mendapat dukungan sejumlah figur publik, termasuk Manohara Odelia, Luna Maya, Richard Kyle, dan Rachel Yosi. Di tingkat internasional, Asia for Animals Coalition bersama organisasi dari berbagai negara juga telah menyampaikan seruan kepada Pemerintah Indonesia untuk menangguhkan ekspor monyet ekor panjang untuk penelitian dan pengujian toksisitas. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Forum United For PrimatesHari Primata InternasionalMonyet Ekor PanjangSatwa Terancam Punah

Editor

Next Post
Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.

Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar

Discussion about this post

TERKINI

  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Mitigasi Krisis Iklim, Suhu Permukaan Meningkat Tren Curah Hujan Menurun
    In Lingkungan
    Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Ratusan Perempuan Adat dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul dalam Temu Nasional (Temunas) IV di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto Dok Perempuan AMAN.Temunas IV Perempuan AMAN: Perempuan Adat Perkuat Kepemimpinan dan Kedaulatan
    In News
    Jumat, 16 Oktober 2026
  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media