Sabtu, 17 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Petisi untuk Pemerintah Indonesia: Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang untuk Penelitian!

Rabu, 2 September 2026
A A
Pantomimer Wanggi Hoed melakukan aksi pertunjukan untuk memprotes ekspor monyet ekor panjang pada Hari Primata Interasional di Titik Nol Kota Yogyakarta, 2 september 2026. Foto Dok. Forum United For Primates .

Pantomimer Wanggi Hoed melakukan aksi pertunjukan untuk memprotes ekspor monyet ekor panjang pada Hari Primata Interasional di Titik Nol Kota Yogyakarta, 2 september 2026. Foto Dok. Forum United For Primates .

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Puluhan ribu orang mendesak Pemerintah Indonesia menghentikan ekspor monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) untuk kepentingan penelitian dan pengujian, menyusul kembali tercatatnya kuota ekspor spesies tersebut untuk 1.928 kera ekor panjang pada 2026, setelah terakhir tercatat pada 2022.

Bertepatan dengan Hari Primata Internasional, Forum United For Primates – jaringan organisasi perlindungan satwa dan konservasi – menyuarakan desakan tersebut melalui aksi di Jakarta dan Yogyakarta.

Di Jakarta, perwakilan Forum United For Primates menyampaikan surat resmi dan petisi kepada Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Badan Karantina Indonesia (Barantin). Petisi yang diinisiasi JAAN, Action for Primates, dan Lady Freethinker tersebut telah mendapat dukungan lebih dari 46.565 orang.

Dalam surat yang disampaikan kepada Kementerian Kehutanan, Forum meminta antara lain agar pemerintah menangguhkan sementara ekspor monyet ekor panjang untuk penelitian dan pengujian toksisitas serta meninjau kembali kebijakan dan kuota ekspor yang telah diterbitkan. Forum juga meminta pemerintah memastikan tidak ada monyet dari populasi liar yang digunakan untuk memasok fasilitas pembiakan komersial maupun kegiatan ekspor, meninjau kembali perlindungan hukum terhadap spesies tersebut, serta memperkuat pengembangan metode penelitian non-hewan.

“Ketika spesies yang sudah berstatus Terancam Punah kembali mendapatkan kuota ekspor bagi kepentingan penelitian dan pengujian, pemerintah perlu mempertanyakan apakah kebijakan ini masih dapat dibenarkan. Kami mendesak pemerintah menangguhkan ekspor dan meninjau kembali kebijakan ini secara menyeluruh. Selama belum ada langkah nyata, kami akan terus mengawal persoalan ini,” kata Angelina Pane, perwakilan Forum United For Primates.

Sementara di Yogyakarta, anggota Forum United For Primates bersama masyarakat menggelar aksi damai di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, yang turut dihadiri Bandizt, bassis Shaggydog sekaligus pegiat perlindungan satwa. Aksi diisi dengan orasi dan edukasi publik, serta pertunjukan pantomim oleh seniman Wanggi Hoed.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Forum United For PrimatesHari Primata InternasionalMonyet Ekor PanjangSatwa Terancam Punah

Editor

Next Post
Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.

Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar

Discussion about this post

TERKINI

  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Mitigasi Krisis Iklim, Suhu Permukaan Meningkat Tren Curah Hujan Menurun
    In Lingkungan
    Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Ratusan Perempuan Adat dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul dalam Temu Nasional (Temunas) IV di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto Dok Perempuan AMAN.Temunas IV Perempuan AMAN: Perempuan Adat Perkuat Kepemimpinan dan Kedaulatan
    In News
    Jumat, 16 Oktober 2026
  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media