Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

PMK Tak Menular ke Manusia, Guru Besar UGM: Cegah dengan Penghentian Lalu Lintas Ternak

Selasa, 10 Mei 2022
A A
Ilustrasi hewan ternak. Foto ulleo/pixabay.com.

Ilustrasi hewan ternak. Foto ulleo/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM, Prof. R. Wasito menyarankan antisipasi penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) dengan mencegah lalu lintas ternak antar kabupaten dan kota di daerah yang menjadi sumber wabah. Menyusul ribuan ternak di Jawa Timur terjangkit wabah ini.

“Hentikan  lalu lintas produk pertanian mentah maupun olahan,” kata Warsito.

Di samping itu juga dilakukan pengawasan  transportasi ketat, yaitu terutama kendaraan dan manusia yang akan keluar dari daerah wabah. Perlu diperketat pos-pos pemeriksaan untuk lalu lintas hewan ternak.

Baca Juga: Dwi Prasetyo: Mengapa Hepatitis Akut Masih Misterius?

Yang tidak kalah lebih penting menurut Wasito adalah segera dilakukan bio surveillance serentak pada semua hewan ternak yang mungkin dapat tertular PMK, termasuk hewan ternak dan hewan liar yang ada di kebun binatang.

“Harus dapat  diisolasi PMK, ditentukan serotype-nya, dilakukan sequencing dan phylogenetic,” papar Warsito.

Pihak terkait dan berwenang juga harus melakukan vaksinasi di daerah yang ditengarai menjadi lokasi wabah PMK. Sementara di seluruh kandang ternak dilakukan disinfektansi di daerah dan di luar sekitar wabah.

PMK Jawa Timur Diduga dari Ternak Impor

Baca Juga: Ini Penjelasan BMKG Soal Suhu Panas Terik yang Terjadi

PMK atau foot and mouth disease adalah penyakit hewan menular yang disebabkan oleh virus yang menyerang ternak seperti sapi, kerbau, kambing, dan babi. Dalam laporan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam Sidang Kabinet Paripurna, 9 Mei 2022, berdasarkan diskusi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE), penyakit pada hewan tersebut tidak menular kepada manusia.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: endemik PMKhewan ternakOIEpenyakit mulut dan kukuPMKUGMWHO

Editor

Next Post
Salah satu rumah warga di Kabupaten Lawu, Sulawesi Selatan, yang dilanda banjir dan longsor pada Selasa, 10 Mei 2022. Foto Dok BNPB

5 Desa di Lawu Dilanda Bencana Hidrometeorologi

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media