Kamis, 12 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pompa Air Tenaga Surya Membuat Sawah Desa Keliki Tak Lagi Antri Irigasi

Irigasi tak selalu menjamin pemerataan pengairan di sawah-sawah, terutama saat kemarau. Pengadaan sumur dengan pompa air tenaga surya menjadi salah satu solusi.

Minggu, 28 Agustus 2022
A A
Pompa air energi surya untuk pengairan persawahan di Desa Keliki, Kabupaten Gianyar, Bali. FOTO esdm.go.id.

Pompa air energi surya untuk pengairan persawahan di Desa Keliki, Kabupaten Gianyar, Bali. FOTO esdm.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

“Itu tanpa baterai, tapi menggunakan inverter yang dapat menyesuaikan frekuensi saat matahari bersinar,” jelas Founder SRE, Zagy Yakana Berian.

Seluruh sistem dengan total tenaga panel surya 17,5 kWp ditempatkan berdekatan dengan Pura di tiap-tiap subak tersebut. Sistem ini bekerja hanya saat matahari bersinar sekitar empat jam sehari. Total volume air yang dihasilkan 12.000 liter per hari. Air yang dihasilkan sebagian disimpan dalam tangki air 1.100 liter untuk kebutuhan kegiatan adat di pura setempat. Selebihnya dialirkan ke irigasi milik subak tersebut.

Baca Juga: Pelarangan Ekspor Batu Bara Bukan Solusi, Harus Percepat Transisi Energi Terbarukan

“Selesai aktivitas di sawah, kami juga bisa bersih-bersih dari air yang tersimpan dalam tangki sebelah Pura,” ujar Wayan.

Bahkan saat upacara Ngaben massal, masyarakat langsung bisa mendapatkan air sumur di lokasi tersebut. Masyarakat tak lagi seperti sebelumnya yang harus membawa ember berisi air dari rumah masing-masing.

“Kondisi kekurangan air saat musim kemarau bisa terselesaikan,” harap Wayan. [WLC02]

Sumber: esdm.go.id

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BaliDesa KelikiirigasiKabupaten GianyarKementerian ESDMmusim kemaraupompa air tenaga suryasubak

Editor

Next Post
Gempa di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara pada Minggu, 28 Agustus 2022, pukul 11.58 WIB, dengan magnitudo 5,0. Foto tangkap layar inatews.bmkg.go.id.

Gempa di Kepulauan Sangihe Sulut, Ini Penjelasan BMKG  

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Banjir di salah satu wilayah di Pulau Jawa. Foto Dok. Walhi.Kebijakan Tata Ruang Abaikan Lingkungan, Bencana Ekologis di Pulau Jawa Terus Berlanjut
    In Lingkungan
    Senin, 9 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media