Senin, 26 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Potensi Hujan Lebat Saat Libur Lebaran Idulfitri 2026

Kamis, 5 Maret 2026
A A
Ilustrasi suasana saat hujan turun. Foto Horacio30/pixabay.com.

Ilustrasi suasana saat hujan turun. Foto Horacio30/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam pertemuan tersebut disampaikan masa Angkutan Lebaran 2026 akan berlangsung selama 18 hari, mulai 13 hingga 30 Maret 2026, dengan periode Posko Terpadu pada tanggal yang sama. Beberapa momentum penting dalam periode tersebut antara lain Cuti Bersama Hari Suci Nyepi pada 18 Maret, Hari Suci Nyepi pada 19 Maret, serta Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah pada 21–22 Maret 2026.

Selain itu, program Angkutan Motor Gratis (Motis) akan dilaksanakan pada 13–19 Maret 2026 untuk arus mudik dan 24–30 Maret 2026 untuk arus balik. Pemerintah juga menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 16–17 Maret serta 25–27 Maret 2026 guna membantu mengurai kepadatan pergerakan masyarakat.

Baca juga: Desain Kota Pesisir Berbasis Iklim Berpotensi Turunkan Suhu hingga 2 Derajat Celsius

Dalam rapat tersebut juga disampaikan Operasi Modifikasi Cuaca saat ini tengah dilaksanakan di wilayah Jawa Tengah pada 4–9 Maret 2026 sebagai langkah antisipasi dini terhadap potensi curah hujan tinggi. Selanjutnya, Direktorat Jenderal Perkeretaapian bersama PT KAI (Persero) akan menyusun dan menyampaikan data daerah rawan di sepanjang jalur transportasi untuk disinkronkan dengan wilayah yang berpotensi menjadi prioritas pelaksanaan OMC.

Koordinasi lanjutan antara BMKG, Direktorat Jenderal Perkeretaapian, dan PT KAI (Persero) dijadwalkan kembali dilaksanakan pada 9 Maret 2026 guna mematangkan langkah mitigasi serta memastikan kesiapan operasional transportasi selama masa Angkutan Lebaran.

Melalui rapat ini, BMKG bersama kementerian/lembaga dan operator transportasi menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi, pertukaran data, serta langkah mitigasi berbasis informasi cuaca guna mendukung kelancaran dan keselamatan Angkutan Lebaran 2026.

Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Utama BMKG, Guswanto, Plh. Direktur Meteorologi Publik Ida Pramuwardhani, Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca Edison Kurniawan, perwakilan Kementerian Perhubungan, antara lain Direktur Jenderal Perkeretaapian, Allan Tandiono, serta Pelaksana Tugas Direktur Prasarana Perkeretaapian, Catur Wicaksono. Dari pihak operator, PT KAI (Persero) diwakili oleh Direktur Sarana dan Prasarana, Heru Kuswanto. [WLC02]

Sumber: BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BMKGhujan lebatLebaran Idulfitrilibur Lebaranoperasi modifikasi cuaca

Editor

Next Post
Ilustrasi serbuan tawon pada kereta api yang lewat. Foto skyvictor79/pixabay.com.

Serbuan Tawon di Tol Cipularang, Alarm Penurunan Kualitas Lingkungan

Discussion about this post

TERKINI

  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Mitigasi Krisis Iklim, Suhu Permukaan Meningkat Tren Curah Hujan Menurun
    In Lingkungan
    Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Ratusan Perempuan Adat dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul dalam Temu Nasional (Temunas) IV di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto Dok Perempuan AMAN.Temunas IV Perempuan AMAN: Perempuan Adat Perkuat Kepemimpinan dan Kedaulatan
    In News
    Jumat, 16 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media