Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Program Plate me Diet, Tiga Kali Makan, Tiga Kali Snack

Menjalani program diet tak perlu menyiksa diri dengan menghindari kalori. Diet pun bisa tetap makan berat tiga kali dan makan selingan tiga kali. Mau coba?

Sabtu, 19 Februari 2022
A A
Ilustrasi menu diet. Foto stevepb/pixabay.com.

Ilustrasi menu diet. Foto stevepb/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

“Program tiga kali makan tiga kali selingan berfungsi untuk mengantisipasi tingkat kelaparan kita yang biasanya memuncak ketika salah satu frekuensi makannya dihilangkan. Jika jadwal makan tidak teratur, seperti tidak makan pagi atau makan siang, maka akan memberikan efek over-eating (makan berlebihan) pada satu waktu makan setelah itu,” jelas Okta.

Baca Juga: Solidaritas Akademisi Desak Gubernur Jateng Cabut Izin Lingkungan Amdal Bendungan Bener, Ini Alasannya

Ketiga adalah equality, yakni perencanaan mengonsumsi makanan yang diperlukan untuk diet tanpa menghilangkan sumber lemak, sumber protein, karbohidrat, dan lain sebagainya sebagai gizi yang dibutuhkan tubuh.

Terakhir adalah mindfull eating, yaitu makan dengan penuh penghayatan. Dampaknya, tubuh akan mendapatkan efek menstimulus hormon leptin dan ghrelin (hormon pengatur rasa lapar) untuk bekerja dengan baik.

“Ketika makan sambil dinikmati dan dihayati (tidak terburu-buru), kita tahu, makan itu tujuannya untuk apa? Nah, supaya hormon leptin dan ghrelin memberikan sinyal yang pas (kapan makan dan berhenti makan),” tambah Okta.

Diet sehat yang aman untuk mencegah obesitas yang merupakan kondisi penumpukan lemak secara berlebihan dalam tubuh. Obesitas dapat mengakibatkan resistensi insulin yang dapat menimbulkan penyakit diabetes mellitus. Apabila lemak menumpuk, pembuluh darah bisa terhambat dan mengakibatkan penyakit tensi tinggi. Lalu jika pembuluh darah tertutup atau terhambat, maka dapat mengakibatkan penyakit jantung coroner. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: dietdiet sehatPlate me DietRSA UGMVLCD

Editor

Next Post
Ilustrasi tes PCR. Foto analogicus/pixabay.com.

Mulai Hari Ini, RSA UGM Buka Layanan Cepat PCR 4-6 Jam

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media