Minggu, 8 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Prototipe Peringatan Dini Bencana yang Dapat Dikendalikan Jarak Jauh

Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mempercepat proses respons ketika parameter cuaca menunjukkan anomali.

Senin, 8 Desember 2025
A A
Muhammad Syamsudin dan prototipe alat peringatan dini bencana. Foto Humas BMKG.

Muhammad Syamsudin dan prototipe alat peringatan dini bencana. Foto Humas BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Balai Besar MKG (BBMKG) Wilayah IV Makassar memperkenalkan prototipe alat peringatan dini bencana yang berbiaya rendah dan dapat diimplementasikan di berbagai wilayah rawan bencana di Sulawesi Selatan. Inovasi ini lahir dari kebutuhan mendesak untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat, menyusul sering terjadinya banjir dan kejadian hidrometeorologi di daerah hulu dan kawasan berisiko lainnya.

Tujuan pengembangan prototipe itu untuk menghadirkan solusi praktis yang dapat ditempatkan di wilayah terdampak atau daerah yang berpotensi mengalami bencana, termasuk kawasan di Sulawesi Selatan. Perangkat ini dikembangkan beberapa tahun terakhir yang diklaim mampu mendeteksi berbagai parameter cuaca penting.

Tim teknis Infrastruktur MKG BBMKG Wil IV Makassar, Muhammad Syamsudin menjelaskan sistem yang dikembangkan ini merupakan stasiun pemantauan cuaca otomatis (Automatic Weather Station) yang tangguh dan mandiri. Sistem ini mampu mengukur parameter cuaca utama yang terdiri dari Suhu, Kelembaban, Tekanan Udara, Arah Angin, Kecepatan Angin, Curah Hujan, dan Radiasi Matahari.

Baca juga: Bambang Hero, 1-2 Pohon Tumbang Itu Alami, Kalau Akibatkan Longsor Itu Ulah Manusia

Dapat dikontrol jarak jauh

Sistem ini juga dilengkapi kemampuan diagnostik internal canggih, meliputi pemantauan tegangan baterai, tegangan solar panel, tegangan operasional, konsumsi arus total, suhu prosesor, kondisi RAM, serta kapasitas penyimpanan.

“Kelengkapan ini memastikan sistem dapat beroperasi secara mandiri dan mendukung deteksi serta diagnosis masalah secara real-time,” kata Syamsudin, Kamis, 4 Desember 2025.

Seluruh data dikirim secara otomatis ke server pusat melalui sistem komunikasi berbasis VPN, sehingga pemantauan dapat dilakukan dari kantor tanpa harus mendatangi lokasi secara langsung. Teknologi ini memungkinkan troubleshooting jarak jauh ketika ditemukan gangguan, meningkatkan efisiensi sekaligus mempercepat respons teknis.

Baca juga: Pertambangan Pasir Mengikis Benteng Alami Penahan Tsunami di Selatan Jawa

Keunggulan lain dari prototipe ini adalah proses pengembangan yang sepenuhnya dilakukan secara mandiri. Tim memanfaatkan printer tiga dimensi untuk merakit seluruh struktur perangkat, serta merancang sendiri komponen elektronik berbasis Analog to Digital Converter (ADC) yang dapat mendukung berbagai sensor yang tersedia.

“Selain fleksibel, biaya produksinya pun sangat hemat karena diproduksi disendiri,” imbuh dia.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Bencana HidrometeorologiBMKG Makassarmitigasi bencanaPrototipe Peringatan Dini BencanaRemote Monitoring

Editor

Next Post
Padang lamun. Foto ugm.ac.id.

Peta Karang dan Padang Lamun Jadi Landasan Ilmiah Pengelolaan Laut Indonesia

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media