Jumat, 23 Januari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Prototipe Peringatan Dini Bencana yang Dapat Dikendalikan Jarak Jauh

Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mempercepat proses respons ketika parameter cuaca menunjukkan anomali.

Senin, 8 Desember 2025
A A
Muhammad Syamsudin dan prototipe alat peringatan dini bencana. Foto Humas BMKG.

Muhammad Syamsudin dan prototipe alat peringatan dini bencana. Foto Humas BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Balai Besar MKG (BBMKG) Wilayah IV Makassar memperkenalkan prototipe alat peringatan dini bencana yang berbiaya rendah dan dapat diimplementasikan di berbagai wilayah rawan bencana di Sulawesi Selatan. Inovasi ini lahir dari kebutuhan mendesak untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat, menyusul sering terjadinya banjir dan kejadian hidrometeorologi di daerah hulu dan kawasan berisiko lainnya.

Tujuan pengembangan prototipe itu untuk menghadirkan solusi praktis yang dapat ditempatkan di wilayah terdampak atau daerah yang berpotensi mengalami bencana, termasuk kawasan di Sulawesi Selatan. Perangkat ini dikembangkan beberapa tahun terakhir yang diklaim mampu mendeteksi berbagai parameter cuaca penting.

Tim teknis Infrastruktur MKG BBMKG Wil IV Makassar, Muhammad Syamsudin menjelaskan sistem yang dikembangkan ini merupakan stasiun pemantauan cuaca otomatis (Automatic Weather Station) yang tangguh dan mandiri. Sistem ini mampu mengukur parameter cuaca utama yang terdiri dari Suhu, Kelembaban, Tekanan Udara, Arah Angin, Kecepatan Angin, Curah Hujan, dan Radiasi Matahari.

Baca juga: Bambang Hero, 1-2 Pohon Tumbang Itu Alami, Kalau Akibatkan Longsor Itu Ulah Manusia

Dapat dikontrol jarak jauh

Sistem ini juga dilengkapi kemampuan diagnostik internal canggih, meliputi pemantauan tegangan baterai, tegangan solar panel, tegangan operasional, konsumsi arus total, suhu prosesor, kondisi RAM, serta kapasitas penyimpanan.

“Kelengkapan ini memastikan sistem dapat beroperasi secara mandiri dan mendukung deteksi serta diagnosis masalah secara real-time,” kata Syamsudin, Kamis, 4 Desember 2025.

Seluruh data dikirim secara otomatis ke server pusat melalui sistem komunikasi berbasis VPN, sehingga pemantauan dapat dilakukan dari kantor tanpa harus mendatangi lokasi secara langsung. Teknologi ini memungkinkan troubleshooting jarak jauh ketika ditemukan gangguan, meningkatkan efisiensi sekaligus mempercepat respons teknis.

Baca juga: Pertambangan Pasir Mengikis Benteng Alami Penahan Tsunami di Selatan Jawa

Keunggulan lain dari prototipe ini adalah proses pengembangan yang sepenuhnya dilakukan secara mandiri. Tim memanfaatkan printer tiga dimensi untuk merakit seluruh struktur perangkat, serta merancang sendiri komponen elektronik berbasis Analog to Digital Converter (ADC) yang dapat mendukung berbagai sensor yang tersedia.

“Selain fleksibel, biaya produksinya pun sangat hemat karena diproduksi disendiri,” imbuh dia.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Bencana HidrometeorologiBMKG Makassarmitigasi bencanaPrototipe Peringatan Dini BencanaRemote Monitoring

Editor

Next Post
Padang lamun. Foto ugm.ac.id.

Peta Karang dan Padang Lamun Jadi Landasan Ilmiah Pengelolaan Laut Indonesia

Discussion about this post

TERKINI

  • Advokasi RUU Masyarakat Adat oleh Koalisi Kawal RUU Masyarakat Adat. Foto Istimewa.RUU Masyarakat Adat Tak Kunjung Disahkan, Jutaan Hektar Wilayah Adat Dirampas
    In Lingkungan
    Selasa, 20 Januari 2026
  • Pembersihan fasilitas layanan kesehatan di Aceh pascabencana. Foto Dok. Kementerian PU.Komisi II DPR Minta Rekonstruksi Fasilitas Publik Pascabencana Sumatera Tuntas Dua Tahun
    In News
    Selasa, 20 Januari 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Jalan Menyelamatkan Alam Sumatra Lewat Penegakan Hukum Adil dan Menyeluruh
    In Lingkungan
    Senin, 19 Januari 2026
  • Diskusi “Merawat Karst Gunung Sewu: Konflik Agraria, Air, dan Kuasa” di PSPK UGM, 14 Januari 2026. Foto Pito Agustin/Wanaloka.com.Pembangunan Pariwisata di Gunungkidul Ancam Ruang Hidup Kawasan Karst Gunung Sewu
    In News
    Senin, 19 Januari 2026
  • Ilustrasi gajah tua dengan sepasang gading yang utuh. Foto HFGVDCSS/pixabay.com.Gajah Kenya Mati Tinggalkan Gading Utuh, Bukti Hidup dalam Habitat Aman
    In Lingkungan
    Senin, 19 Januari 2026
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media