Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Puncak Kasus Omicron di Indonesia Diprediksi Februari-Maret, Begini Hitungannya

Senin, 17 Januari 2022
A A
Ilustrasi varian Omicron. Foto Alexandra_Koch/pixabay.com.

Ilustrasi varian Omicron. Foto Alexandra_Koch/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Masyarakat tetap tenang dan waspada

Berkaca dari puncak gelombang kenaikan kasus akibat varian Delta pada 2021 lalu, ketersediaan obat juga menjadi fokus Kementerian Kesehatan. Awal 2022, Kemenkes telah mendatangkan 400 ribu tablet Molnupiravir sebagai obat terapi tambahan untuk pasien Covid-19 gejala ringan. Obat ini telah tersedia di Indonesia dan siap diproduksi di dalam negeri pada April atau Mei 2022 oleh PT Amarox.

Kemenkes juga akan mendatangkan Paxlovid yang rencananya akan tiba pada Februari. Obat-obatan ini rencananya akan didistribusikan secara merata tidak hanya di puskesmas dan rumah sakit pemerintah, melainkan hingga ke apotik-apotik.

“Di apotik naanti sesuai jenisnya, yakni obat yang bisa dibeli umum dan yang bisa didapatkan hanya dengan resep dokter,” kata Budi.

Baca Juga: Antibodi Turun Setelah 6 Bulan Vaksinasi Primer, Ini Mekanisme Vaksinasi Booster

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Foto spencerbdavis1/pixabay.com.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Foto spencerbdavis1/pixabay.com.

Meskipun menular sangat cepat, lanjut Budi, namun gejala pasien Omicron tergolong lebih ringan. Dia memprediksi, presentase tingkat perawatan untuk pasien dengan gejala sedang maupun berat yang membutuhkan perawatan di RS jauh kebih rendah dibandingkan varian Delta.

”Di negara-negara tersebut (yang mengalami puncak kenaikan kasus Omicron) hospitalisasinya antara 30 persen – 40 persen dari hospitalisasi Delta,” ungkap Budi.

Budi mengklaim kasus di Indonesia juga mengalami hal serupa. Dari lebih 500-an kasus konfirmasi Omicron sebagian besar gejalanya ringan dan tanpa gejala. Hanya tiga pasien yang membutuhkan oksigen tambahan. Proses recovery juga lebih cepat dan tercatat sekitar 300 pasien telah dinyatakan sembuh dan sudah diperbolehkan pulang.

“Masyarakat tetap tenang, berhati-hati, dan waspada. Yang terpenting protokol kesehatan 5M, vaksinasi dan harus dilaksanakan beriringan untuk memberikan perlindungan dari ancaman penularan varian Omicron yang sangat cepat,” papar Budi. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: 5MKemenkesOmicronPeduliLindungivarian Deltavarian Omicron

Editor

Next Post
Suasana sejuk di hilir Kali Kuning di Sleman. Foto wanaloka.com.

Jokowi Genjot Transformasi Ekonomi Hijau sekaligus Ekspor Turunan Bahan Tambang

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media