Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Rahadian Pratama: Teknologi Oxford Nanopore Menggali Potensi Kayu Hutan

Belum semua kayu hutan asli Indonesia yang beragam diketahui potensinya. Perlu teknologi khusus untuk menggalinya..

Selasa, 9 Mei 2023
A A
Dosen FMIPA IPB University, Dr. Rahardian Pratama. Foto biokimia.ipb.ac.id.

Dosen FMIPA IPB University, Dr. Rahardian Pratama. Foto biokimia.ipb.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Analisis yang dilakukan berupa biosintetic gen cluster, eksplorasi genetik untuk mencari fungsi potensial tanaman yang didapatkan dari berbagai data metabolit.

Baca Juga: Sensasi Susur Gua Sambil Berendam Air Panas hingga Melihat Peti Jenazah

“Teknologi sekuensing generasi ketiga ini berbasis real-time,” kata Rahardian.

Kelebihan lainnya, alat itu ya dapat membaca sekuens DNA secara cepat dengan bentuk portable dan kecil, pembacaan panjang dan high-throughput. Sedangkan kekurangannya, akurasi pembacaan sekali rendah, meskipun pengembangannya hingga saat ini dinilai lebih baik.

Teknologi ONT yang digunakan adalah MinION. Jenis MinION cocok untuk memulai penelitian atau riset kecil-kecilan dan terbatas. Misalnya untuk penelitian pada genom tanaman, hewan dan bakteri. Sedangkan untuk rutinitas laboratorium lebih cocok menggunakan GridION atau PromethION untuk riset besar. Misal untuk meneliti DNA yang membutuhkan output yang cukup besar. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: illegal loggingIPB Universitykayu asli IndonesiaOxford Nanopore TechnologiesRahardian Pratamatanaman tebang kayu hutan

Editor

Next Post
Pusat gempa dangkal di Selat Sunda Banten pada Rabu, 10 Mei 2023, pukul 11.24 WIB. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Gempa Dangkal 5,4 Magnitudo di Selat Sunda Banten

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media