Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya

Sebaiknya jangan mengganggu tawon dan menggunakan aroma menyengat di dekat sarang tawon.

Jumat, 19 Juni 2026
A A
Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.

Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kemampuan tawon mengenali wajah ternyata memang telah dibuktikan melalui sejumlah penelitian. Jadi kemungkinan tawon dapat mengingat orang yang pernah mengganggu sarangnya dan akan menyerang kembali ketika bertemu kemudian hari sebagaimana yang tengah ramai diperbincangkan di media sosial, tak menutup kemungkinan terjadi.

“Meskipun kemampuan mengingat itu hanya ditemukan pada spesies tertentu,” jelas akar serangga dari Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University, Prof Tri Atmowidi.

Spesies tertentu yang dimaksud adalah tawon kertas (Polistes fuscatus). Penelitian pada tawon kertas yang telah dilakukan Tibbets dan tim dari University of Michigan menunjukkan, spesies ini memiliki kemampuan mengenali wajah sesama tawon dalam koloninya. Kemampuan tersebut melibatkan sistem saraf dan proses kognitif yang cukup kompleks.

“Pengenalan wajah pada tawon dilakukan secara visual melalui mata yang memiliki sel-sel reseptor khusus. Berbeda dengan manusia, tawon mampu melihat warna ultraviolet (UV), biru, dan hijau, tetapi tidak dapat melihat warna merah,” papar dia.

Penelitian tersebut, menemukan ada sel-sel saraf khusus pada otak tawon yang berperan dalam proses pengenalan wajah. Proses tersebut dibutuhkan karena pada spesies ini terdapat beberapa individu betina calon ratu yang saling bersaing untuk menjadi ratu koloni. Mereka membutuhkan kemampuan mengenali individu lain dalam kelompoknya.

“Kemampuan pengenalan wajah berkembang sebagai bagian dari kebutuhan sosial tersebut. Kemampuan pemrosesan visual ini juga memungkinkan tawon mengenali wajah manusia,” kata Tri.

Namun kemampuan semacam ini tidak dimiliki oleh seluruh jenis tawon. Hingga saat ini, bukti ilmiah paling kuat ditemukan pada tawon kertas, yang merupakan serangga sosial dengan struktur koloni yang kompleks.

Sebaliknya, tawon dengan tingkat sosial lebih rendah maupun tawon soliter yang hidup sendiri tidak menunjukkan kemampuan pengenalan wajah yang baik. Sebab tidak memiliki kebutuhan untuk mengenali individu lain secara detail.

Strategi pertahanan koloni

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: FMIPA IPB UniversityKoloni TawonPolistes fuscatusSarang TawonTawon Kertas

Editor

Next Post
Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.

LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum

Discussion about this post

TERKINI

  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
  • Potret jejak bintang yang tampak berputar di langit. Foto Dok. BRIN.Memotret Jejak Bintang yang Tampak Berputar dengan Kamera DSLR di Timau
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
  • Ilustrasi nyamuk menggigit. Foto FotoshopTofs/pixabay.com.Anggapan Nyamuk Lebih Suka Golongan Darah O Ternyata Benar, Mengapa?
    In IPTEK
    Kamis, 18 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media