Senin, 10 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

RAIN Wadah Merangkul Relawan Independen

Rabu, 8 Oktober 2025
A A
Relawan Indonesia (RAIN).

Relawan Indonesia (RAIN).

Share on FacebookShare on Twitter

Lukman menyatakan, wadah ini tak hanya hadir di saat bencana, juga memiliki agenda rutin setiap minggu, yakni “Jumat Berkah Berbagi” seperti di Jabodetabek, Madiun dan kota lainnya.

“Tujuan utama RAIN bukan hanya menolong penyintas bencana tapi juga memperhatikan safety first, kesejahteraan para relawan itu sendiri,” tegas Mak Epoy, salah satu inisiator RAIN, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Wanaloka pada Rabu. 8 Oktober 2025.

Mak Epoy menjelaskan, banyak relawan yang berjuang keras membantu orang lain, padahal mereka sendiri kerap berada dalam kondisi terbatas, baik finansial, tenaga, maupun mental.

“RAIN hadir untuk memberikan ruang dukungan dan empati kepada para relawan tersebut tanpa membeda-bedakan latar belakang, status, maupun kemampuan,“ katanya.

Baca juga: Belajar dari Keluarga Suku Baduy Luar Menghadapi Serbuan Teknologi Gawai

Dapur hangat, dapur segar di lokasi tanggap darurat bencana maupun di setiap kegiatan penanggulangan bencana, dikhususkan menyediakan makanan dan minuman gratis untuk relawan, terutama di wilayah yang aksesnya terbatas.

Inisiatif kecil ini, menurut Mak Epoy dijuluki Maknya relawan Indonesia, muncul dari kesadaran bahwa para relawan juga manusia, mereka perlu energi, butuh makan, dan sesekali butuh secangkir kopi hangat setelah seharian membantu korban bencana.

RAIN berkomitmen membangun jejaring kolaborasi dengan berbagai komunitas, lembaga sosial, dan organisasi kebencanaan di Indonesia, dengan harapan, tidak hanya menjadi wadah koordinasi tetapi juga sumber inspirasi bagi relawan-relawan lain agar tidak takut bergerak meski memiliki keterbatasan. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: bencanapenanggulangan bencanarelawan tangguh bencanatanggap darurat bencana

Editor

Next Post
Pembersihan reruntuhan bangunan pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, bagian upaya dari Tim SAR untuk menemukan para korban. Foto BNPB.

40 Korban Tewas Runtuhan Pesantren Al Khoziny Teridentifikasi

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media