Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

RAIN Wadah Merangkul Relawan Independen

Rabu, 8 Oktober 2025
A A
Relawan Indonesia (RAIN).

Relawan Indonesia (RAIN).

Share on FacebookShare on Twitter

Lukman menyatakan, wadah ini tak hanya hadir di saat bencana, juga memiliki agenda rutin setiap minggu, yakni “Jumat Berkah Berbagi” seperti di Jabodetabek, Madiun dan kota lainnya.

“Tujuan utama RAIN bukan hanya menolong penyintas bencana tapi juga memperhatikan safety first, kesejahteraan para relawan itu sendiri,” tegas Mak Epoy, salah satu inisiator RAIN, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Wanaloka pada Rabu. 8 Oktober 2025.

Mak Epoy menjelaskan, banyak relawan yang berjuang keras membantu orang lain, padahal mereka sendiri kerap berada dalam kondisi terbatas, baik finansial, tenaga, maupun mental.

“RAIN hadir untuk memberikan ruang dukungan dan empati kepada para relawan tersebut tanpa membeda-bedakan latar belakang, status, maupun kemampuan,“ katanya.

Baca juga: Belajar dari Keluarga Suku Baduy Luar Menghadapi Serbuan Teknologi Gawai

Dapur hangat, dapur segar di lokasi tanggap darurat bencana maupun di setiap kegiatan penanggulangan bencana, dikhususkan menyediakan makanan dan minuman gratis untuk relawan, terutama di wilayah yang aksesnya terbatas.

Inisiatif kecil ini, menurut Mak Epoy dijuluki Maknya relawan Indonesia, muncul dari kesadaran bahwa para relawan juga manusia, mereka perlu energi, butuh makan, dan sesekali butuh secangkir kopi hangat setelah seharian membantu korban bencana.

RAIN berkomitmen membangun jejaring kolaborasi dengan berbagai komunitas, lembaga sosial, dan organisasi kebencanaan di Indonesia, dengan harapan, tidak hanya menjadi wadah koordinasi tetapi juga sumber inspirasi bagi relawan-relawan lain agar tidak takut bergerak meski memiliki keterbatasan. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: bencanapenanggulangan bencanarelawan tangguh bencanatanggap darurat bencana

Editor

Next Post
Pembersihan reruntuhan bangunan pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, bagian upaya dari Tim SAR untuk menemukan para korban. Foto BNPB.

40 Korban Tewas Runtuhan Pesantren Al Khoziny Teridentifikasi

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media