Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ratusan Burung Kicau Sitaan Dilepasliarkan

Selasa, 5 Juli 2022
A A
Burung Poksai. Foto ilustrasi

Burung Poksai. Foto ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam pengungkapan kasus tersebut, Polres Pelalawan menyita sebanyak 505 ekor satwa yang mayoritas adalah burung, juga terdapat satwa dilindungi berasal dari luar negeri yakni Kakatua Makau (2 ekor) dan burung Wambi (22 ekor), serta 2 ekor binatang Rubah.

Baca Juga: Mengenal Ekosistem Lahan Basah di Indonesia, dari Burung Migran hingga Arwana Irian

Untuk satwa dilindungi diamankan di Klinik Satwa Balai Besar KSDA Riau menjalani perawatan, juga menunggu proses penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga: Gajah Liar Sumatera Rusak Tanaman Warga di Langkat

Melansir laman ksdae.menlhk.go.id, burung kicau yang dilepasliarkan 100 ekor pleci (8 ekor mati), cucak jenggot 25 ekor (1 ekor mati), tledean gunung 118 ekor (2 ekor mati), cucak biru 2 ekor, burung mantel 4 ekor, cucak ranting 40 ekor, cucak ijo 104 ekor, poksai haji 38 ekor, serindit melayu 2 ekor, serta burung kinoi 46 ekor.

Baca Juga: Sudah Menyebar di 22 Provinsi, BNPB Tetapkan Status Darurat PMK

Ratusan satwa ini diketahui dikirim oleh seorang warga asal Medan, Sumatera Utara, dengan tujuan Jambi dan Lampung. Dalam pengusutan kasus perdagangan satwa ilegal ini, Polres Pelalawan menahan alat bukti berupa 1 unit kendaraan roda 4 serta 2 orang yang mengaku sopir. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BBKSDA Riauburung kicausatwa yang dilindungi

Editor

Next Post
Episenter gempa yang mengguncang Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Rabu, 6 Juli 2022. Foto tangkap layar bmkg.go.id

Gempa Hari Ini Guncang Ternate dan Ende

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media