Jumat, 13 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Riset BRIN, Kratom Berpotensi Manfaat untuk Bahan Baku Obat Kanker

Banyak pengguna kratom melaporkan daun ini membantu mereka mengatasi rasa sakit kronis, kecemasan, dan depresi.

Selasa, 2 Juli 2024
A A
Daun kratom. Foto BRIN.

Daun kratom. Foto BRIN.

Share on FacebookShare on Twitter

Studi pengikatan radioligand terbaru menunjukkan, beberapa senyawa alkaloid dari kratom memiliki afinitas pengikatan yang lebih rendah pada reseptor mu-opioid dibandingkan dengan morfin. Dengan demikian, mitragynine kratom jauh lebih aman sebagai agen analgesik daripada morfin.

Baca Juga: Longsor Terjang Kandang Peternakan Ayam di Blitar, Dua Tewas

Masteria melakukan studi aktivitas analgesik secara in vivo dengan menggunakan hotplate. Hasilnya, ekstrak alkaloid kratom dengan kandungan senyawa mitragynine sekitar 46 persen menimbulkan efek analgesik terhadap rasa sakit akibat panas yang diinduksi oleh hotplate pada hewan coba, yaitu mencit.

Berdasarkan hasil penelitiannya, pemberian ekstrak alkaloid kratom secara kronis selama 10 hari pada hewan coba menunjukkan efek analgesik alkaloid kratom hampir sama dengan efek analgesik yang ditimbulkan morfin.

Perbedaannya, efek morfin mengalami penurunan (toleransi terhadap dosis analgesik) pada hari kelima treatment. Sementara ekstrak alkaloid kratom dapat menunda efek toleransi hingga hari ke-10.

Baca Juga: Walhi Sebut Tambang Ilegal Kian Marak Akibat Proyek Tol Yogyakarta-Solo

Efek analgesik yang dimiliki alkaloid kratom memiliki potensi untuk dimanfaatkan dalam bidang kesehatan. Salah satunya adalah penggunaan ekstrak alkaloid kratom sebagai adjuvant untuk pengobatan kanker bersama penggunaan dosis rendah obat antikanker doxorubicin untuk menghambat pertumbuhan sel kanker secara in vitro yang telah dipublikasikan di jurnal ilmiah Molecules.

Berdasarkan hasil riset yang dilakukan Masteria dalam proses peer review journal juga mendapatkan temuan lain. Bahwa ada potensi alkaloid kratom untuk dikembangkan menjadi obat antiinflamasi yang mampu menurunkan efek samping yang biasa ditemui pada obat-obatan anti inflamasi golongan non steroid (non-steroid antiinflammatary drugs) secara in vitro.

“Aktivitas ini ditengarai ada mekanisme dual inhibisi dari senyawa alkaloid kratom terhadap enzim yang berperan dalam proses inflamasi,” jelas dia. [WLC02]

Sumber: BRIN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: bahan baku obatBRINefek analgesikpereda nyeritanaman kratom

Editor

Next Post
Ilustrasi nelayan tradisional menangkap ikan. Foto Quangpraha/pixabay.com.

Masyarakat Rentan Serukan Penyusunan Dokumen Komitmen Iklim Indonesia Partisipatif dan Inklusif

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ikan mati massal. Foto akbarnemati/pixabay.com.Ikan Dewa Mati Massal di Kuningan, Apa Penyebabnya?
    In Rehat
    Kamis, 12 Februari 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media