Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Rumah Produksi Garam dari Limbah Botol Plastik Atasi Dampak Perubahan Iklim di Pantura

Pembangunan Resalt House dilatarbelakangi kondisi petani garam Pantai Utara Jawa (Pantura) yang semakin terdampak banjir rob akibat perubahan iklim.

Minggu, 31 Agustus 2025
A A
Tim Pengabdian Masyarakat Result House bersama KUD Mina Jaka Bhakti, dan Karang Taruna Desa Bungko Lor berfoto bersama setelah peresmian Result House di Desa Bungko Lor, Cirebon, 6 Juli 2025. Foto Tim Result House.

Tim Pengabdian Masyarakat Result House bersama KUD Mina Jaka Bhakti, dan Karang Taruna Desa Bungko Lor berfoto bersama setelah peresmian Result House di Desa Bungko Lor, Cirebon, 6 Juli 2025. Foto Tim Result House.

Share on FacebookShare on Twitter

Di dalam Resalt House terdapat tiga rak susun tempat pembuatan garam. Dengan desain tertutup, produksi garam tidak lagi terganggu hujan maupun banjir rob. Diharapkan hasil produksi lebih stabil dan efisien.

Baca juga: Wisata Arung Jeram Perlu Penguatan Keselamatan dan Keamanan

“Teknologi sederhana ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas garam dengan biaya yang terjangkau,” ujar Qonitah, mahasiswa Oseanografi ITB yang terlibat dalam proyek ini.

Pembangunan Resalt House melibatkan tenaga tukang dari warga setempat dan berlangsung dari 31 Mei hingga 6 Juli 2025. Setelah peresmian, tim akan melakukan pemantauan terhadap produktivitas garam yang dihasilkan. [WLC02]

Sumber: ITB

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: ITBlimbah botol plastikPantai Utara Jawaproduksi garamResalt House

Editor

Next Post
Ilustrasi kelekak, kearifan lokal di Bangka Belitung. Foto Pezibear/pixabay.com.

Kearifan Lokal Kelekak, Siapa Menebang Pohon Wajib Menanam Kembali

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media