Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Runtuhnya Musala Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, Bencana Non-Alam Terbesar 2025

Sabtu, 11 Oktober 2025
A A
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban runtuhan musala Pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Minggu, 5 Oktober 2025. Foto BNPB.

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban runtuhan musala Pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Minggu, 5 Oktober 2025. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Menurut Menteri Koordinator PMK, Pratikno, penyebab robohnya bangunan tersebut sudah diketahui, kegagalan struktur penyangga bangunan yang dinilai jauh dari kata standar.

Pratikno berharap agar semua kementerian dan lembaga terkait dapat bersinergi untuk melakukan sinkronisasi dan koordinasi agar insiden serupa tidak terjadi di kemudian hari.

Baca juga: Putusan Anti SLAPP Bambang Hero dan Basuki Wasis, Perlindungan Pembela Lingkungan

“Ambruknya bangunan ponpes Al Khoziny di Sidoarjo menjadi bencana non-alam, kegagalan teknologi dengan korban meninggal dunia terbanyak sepanjang tahun 2025. Ini mesti kita jadikan atensi dan antisipasi, agar tidak terjadi di kemudian hari,” kata Pratikno, dalam siaran pers BNPB pada Sabtu, 11 Oktober 2025.

Menko PMK mengapresiasi respons cepat penanganan musibah di pesantren Al Khoziny. Penanganan tragedi pesantren Al Khoziny melibatkan BNPB, Basarnas mengawal fase darurat, Kementerian PUPR,  Polri, Kementerian Agama, Kementerian Sosial, Pemerintah provinsi dan kabupaten. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Bangunan RuntuhBNPBJawa TimurKabupaten SidoarjoKemenko PMKPesantren Al Khoziny

Editor

Next Post
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq tegaskan akan menindak pelaku usaha, rumah tangga dan industri yang cemari Sungai Cipinang. Foto KLH/BPLH.

Menteri Hanif, Pemulihan Sungai Cipinang Harus Selesai Satu Bulan

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media