Sabtu, 27 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Satu Abad Observatorium Bosscha

Mengenang sejarah 100 tahun pendirian Observatorium Bosscha yang merupakan observatorium terbesar di indonesia.

Minggu, 5 Februari 2023
A A
Bangunan Observatorium Bosscha di Lembang, Bandung. Foto bosscha.itb.ac.id.

Bangunan Observatorium Bosscha di Lembang, Bandung. Foto bosscha.itb.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

“Seabad Observatorium Bosscha bukanlah perjalanan yang mudah di tengah kemajuan sains yang terus memintanya untuk maju dan berperan aktif. Para astronom dengan jumlah tidak banyak terus berupaya untuk menjaga kelestarian dan fungsi observatorium,” kata Dekan FMIPA Prof. Wahyu Srigutomo dalam sambutan peringatan itu di Lembang, 30 Januari 2023.

Baca Juga: Arif Nur Muhammad, Temukan Vaksin Covid-19 Halal Tanpa Penolakan Tubuh

Wahyu menyampaikan, upaya-upaya untuk tetap memberikan layanan prima dilakukan melalui pengembangan instrumen robotik untuk keperluan penelitian dan pendidikan serta inovasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan literasi sains untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas. Di masa depan, lanjutnya, Observatorium Bosscha harus bersiap bertransformasi menjadi “Center of Excellence” astronomi.

Observatorium Bosscha diresmikan pada tanggal 1 Januari 1923 atas prakarsa K.A.R. Bosscha bersama Nederlandsch-Indische Sterrenkundige Vereeniging (NISV), merupakan observatorium astronomi modern pertama di Asia Tenggara. Kehadirannya mengantarkan ilmu astronomi di Indonesia berkontribusi bagi dunia untuk perkembangan astrofisika pada topik bintang, tata surya, dan galaksi. [WLC02]

Sumber: ITB

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: 100 Tahun100 Tahun Observatorium Bosschabidang astronomiITBK.A.R. BosschaNederlandsch-Indische Sterrenkundige VereenigingObservatorium Bosschasatu abad

Editor

Next Post
Direktur East Asian Observatory, Prof. Paul Ho. Foto gruber.yale.edu.

Paul Ho: Dulu Lubang Hitam Hanya Bisa Didengar dan Kini Bisa Dilihat

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media