Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Satu Abad Observatorium Bosscha

Mengenang sejarah 100 tahun pendirian Observatorium Bosscha yang merupakan observatorium terbesar di indonesia.

Minggu, 5 Februari 2023
A A
Bangunan Observatorium Bosscha di Lembang, Bandung. Foto bosscha.itb.ac.id.

Bangunan Observatorium Bosscha di Lembang, Bandung. Foto bosscha.itb.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

“Seabad Observatorium Bosscha bukanlah perjalanan yang mudah di tengah kemajuan sains yang terus memintanya untuk maju dan berperan aktif. Para astronom dengan jumlah tidak banyak terus berupaya untuk menjaga kelestarian dan fungsi observatorium,” kata Dekan FMIPA Prof. Wahyu Srigutomo dalam sambutan peringatan itu di Lembang, 30 Januari 2023.

Baca Juga: Arif Nur Muhammad, Temukan Vaksin Covid-19 Halal Tanpa Penolakan Tubuh

Wahyu menyampaikan, upaya-upaya untuk tetap memberikan layanan prima dilakukan melalui pengembangan instrumen robotik untuk keperluan penelitian dan pendidikan serta inovasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan literasi sains untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas. Di masa depan, lanjutnya, Observatorium Bosscha harus bersiap bertransformasi menjadi “Center of Excellence” astronomi.

Observatorium Bosscha diresmikan pada tanggal 1 Januari 1923 atas prakarsa K.A.R. Bosscha bersama Nederlandsch-Indische Sterrenkundige Vereeniging (NISV), merupakan observatorium astronomi modern pertama di Asia Tenggara. Kehadirannya mengantarkan ilmu astronomi di Indonesia berkontribusi bagi dunia untuk perkembangan astrofisika pada topik bintang, tata surya, dan galaksi. [WLC02]

Sumber: ITB

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: 100 Tahun100 Tahun Observatorium Bosschabidang astronomiITBK.A.R. BosschaNederlandsch-Indische Sterrenkundige VereenigingObservatorium Bosschasatu abad

Editor

Next Post
Direktur East Asian Observatory, Prof. Paul Ho. Foto gruber.yale.edu.

Paul Ho: Dulu Lubang Hitam Hanya Bisa Didengar dan Kini Bisa Dilihat

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media