Rabu, 11 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Sejak 2017 Belum Ada Upaya Pengendalian Pencemaran di Danau Batur

Ada faktor alam dan faktor manusia yang menjadi penyebab pencemaran di Danau Batur. KLHK menawarkan solusinya.

Kamis, 22 Desember 2022
A A
Danau Batur di Bangli, Bali. Foto ppid.menlhk.go.id.

Danau Batur di Bangli, Bali. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Pada 2017 telah dilakukan peninjauan dan penyusunan rencana aksi oleh KLHK bersama Kementan dan KKP untuk pemulihan dari pencemaran yang belum separah sekarang. Namun belum terlihat upaya Pemkab untuk menerapkan rencana aksi tersebut sehingga memperparah pencemaran.

Komisi IV DPR berencana menggelar rapat sinergi di Jakarta bersama Pemkab Bangli, Kementan, KLHK, dan KKP untuk membahas tindak lanjut upaya mengatasi pencemaran di Danau Batur.

Baca Juga: Indonesia Desak Negara Maju Mendanai Pelestarian Keanekaragaman Hayati Dunia

“Tadi kita berdiskusi, bagaimana ‘mendamaikan’ antara aspek ekonomis yang menyangkut kehidupan masyarakat, yakni menyangkut kepentingan kesejahteraan dan kepentingan perut, dengan aspek ekologis,” ujar Anggota Komisi IV DPR Yohanes Fransiskus Lema.

Berdasarkan data yang dihimpun Komisi IV ada faktor alam dan faktor aktivitas manusia yang menjadi penyebab pencemaran di Danau Batur. Akibat faktor alam meliputi keseimbangan ekologi, yakni kontur alam dan tanahnya yang memiliki potensi terjadi sedimentasi, longsor dan sebagainya.

Baca Juga: ESDM Sebut Stok BBM, LPG, Listrik Aman Selama 17 Hari Perayaan Nataru

Akibat faktor aktivitas manusia meliputi penggunaan pupuk kimia pada pertanian, penggunaan pakan yang tidak ramah lingkungan dari budidaya perikanan hingga limbah rumah tangga.

“Mudah-mudahan enam bulan ke depan kami bisa datang lagi ke sini melihat apa intervensi kebijakan yang sudah dilakukan dan progresnya seperti apa,” kata politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut. [WLC02]

Sumber; Kementerian LHK, DPR

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Danau Baturdanau kaldera tertutupGunung BaturKabupaten BangliKementanKementerian LHKKKPKomisi IV DPRpencemaran di Danau Batur

Editor

Next Post
Pengungsi gempa Cianjur saat menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim tenaga kesehatan. Foto Dok BNPB.

Tenaga Kesehatan Cadangan untuk Hadapi Krisis Kesehatan dan Bencana

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media