Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Sejak 2017 Belum Ada Upaya Pengendalian Pencemaran di Danau Batur

Ada faktor alam dan faktor manusia yang menjadi penyebab pencemaran di Danau Batur. KLHK menawarkan solusinya.

Kamis, 22 Desember 2022
A A
Danau Batur di Bangli, Bali. Foto ppid.menlhk.go.id.

Danau Batur di Bangli, Bali. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Pada 2017 telah dilakukan peninjauan dan penyusunan rencana aksi oleh KLHK bersama Kementan dan KKP untuk pemulihan dari pencemaran yang belum separah sekarang. Namun belum terlihat upaya Pemkab untuk menerapkan rencana aksi tersebut sehingga memperparah pencemaran.

Komisi IV DPR berencana menggelar rapat sinergi di Jakarta bersama Pemkab Bangli, Kementan, KLHK, dan KKP untuk membahas tindak lanjut upaya mengatasi pencemaran di Danau Batur.

Baca Juga: Indonesia Desak Negara Maju Mendanai Pelestarian Keanekaragaman Hayati Dunia

“Tadi kita berdiskusi, bagaimana ‘mendamaikan’ antara aspek ekonomis yang menyangkut kehidupan masyarakat, yakni menyangkut kepentingan kesejahteraan dan kepentingan perut, dengan aspek ekologis,” ujar Anggota Komisi IV DPR Yohanes Fransiskus Lema.

Berdasarkan data yang dihimpun Komisi IV ada faktor alam dan faktor aktivitas manusia yang menjadi penyebab pencemaran di Danau Batur. Akibat faktor alam meliputi keseimbangan ekologi, yakni kontur alam dan tanahnya yang memiliki potensi terjadi sedimentasi, longsor dan sebagainya.

Baca Juga: ESDM Sebut Stok BBM, LPG, Listrik Aman Selama 17 Hari Perayaan Nataru

Akibat faktor aktivitas manusia meliputi penggunaan pupuk kimia pada pertanian, penggunaan pakan yang tidak ramah lingkungan dari budidaya perikanan hingga limbah rumah tangga.

“Mudah-mudahan enam bulan ke depan kami bisa datang lagi ke sini melihat apa intervensi kebijakan yang sudah dilakukan dan progresnya seperti apa,” kata politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut. [WLC02]

Sumber; Kementerian LHK, DPR

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Danau Baturdanau kaldera tertutupGunung BaturKabupaten BangliKementanKementerian LHKKKPKomisi IV DPRpencemaran di Danau Batur

Editor

Next Post
Pengungsi gempa Cianjur saat menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim tenaga kesehatan. Foto Dok BNPB.

Tenaga Kesehatan Cadangan untuk Hadapi Krisis Kesehatan dan Bencana

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media