Minggu, 8 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Sejumlah Negara Mulai Berlakukan Transisi Endemi Covid-19, Indonesia Pilih Hati-hati

Senin, 21 Februari 2022
A A
Ilustrasi aktivitas publik masa pandemi Covid-19. Foto TheOtherKev/pixabay.com.

Ilustrasi aktivitas publik masa pandemi Covid-19. Foto TheOtherKev/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Negara lain sudah perhitungkan dampak dan solusi

Wakil Direktur Pendidikan dan Penelitian Rumah Sakit (RS) UNS, dokter Tonang Dwi Ardyanto membenarkan, masyarakat di negara kawasan United Kingdom (UK) misalnya, sudah berani melonggarkan prokes bagi warganya. Lantaran negara tersebut telah memiliki perhitungan yang jelas akan dampak serta solusi yang akan terjadi ke depan. Adapun masyarakat Indonesia yang sudah tervaksinasi dengan lengkap baru 48 persen, sehingga sikap hati-hati dan taat akan prokes sangat perlu untuk diketatkan.

“Karena masyarakat Indonesia masih ada yang abai akan pentingnya proses dengan dalih untuk membentuk herd immunity,” kata Tonang.

Padahal ketika ditelisik melalui sudut pandang ilmiah, herd immunity istilah yang sering dipakai dalam bidang peternakan. Pemahaman herd immunity tidak bisa diterapkan untuk manusia. Upaya taat pada prokes bukan berarti herd immunity akan terbentuk, melainkan untuk mencegah risiko perburukan.

Baca Juga: Apakah Vaksin Efektif Mencegah Penularan Varian Covid-19, Ini Simulasinya

Di sisi lain, masyarakat Indonesia mempertanyakan efektivitas vaksin booster mengingat orang yang terinfeksi Covid-19 terus melonjak. Tonang menjelaskan, ketika vaksin disuntikkan melalui lengan otot akan membentuk antibodi di paru-paru. Namun dalam membentuk antibodi di saluran nafas relatif rendah. Dengan demikian, masih ada risiko untuk terinfeksi Covid-19. Yang harus dilakukan ialah mengontrol kesehatan sebagai upaya membatasi virus yang akan masuk ke tubuh.

“Kalaupun nantinya terkena Covid-19 kembali, akan mengalami gejala ringan karena sudah kuatnya antibodi yang terbentuk di paru-paru,” jelas Tonang sebagaimana dilansir dari laman uns.ac.id, 10 Februari 2022.

Dengan demikian, lanjut Tonang, semua orang yang telah tervaksinasi memungkinkan dapat terinfeksi Covid-19 kembali. Proporsinya diestimasikan sebesar 3 persen secara nasional atau 10 persen untuk kondisi Jakarta berdasarkan simulasi hitungan sederhana yang telah dilakukan Tonang.

“Sekali lagi perlu ditegaskan, vaksin untuk mencegah gejala. Bukan mencegah adanya infeksi,” imbuh Tonang.

Tonang pun berpesan agar masyarakat tak abai menerapkan prokes.

“Dengan percepatan vaksin, prokes yang senantiasa dijaga, bukan tidak mungkin kasus terinfeksi Covid-19 di Indonesia akan berkurang dan kondisi pandemi segera menghilang,” kata Tonang. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BPJS KesehatanCovid-19endemikomorbidlansiapandemivaksinasi booster

Editor

Next Post
Ilustrasi gula. Foto pasja1000/pixabay.com.

Kelebihan Gula dan Garam Jadi Biang Penyakit, Ini Tips Mengontrolnya

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media